• Mon, Mar 23, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

23 March 2026 13:56  |

Yen Goyang, Nikkei Terkoreksi saat Pasar Waspadai Energi

Saham-saham Jepang ditutup melemah pada Senin setelah pejabat valuta utama Jepang, Atsushi Mimura, menegaskan otoritas siap bertindak menghadapi volatilitas nilai tukar. Pernyataan itu muncul ketika yen mendekati 160 per dolar AS, di tengah pasar global yang masih rapuh akibat fluktuasi harga energi dan ketegangan Timur Tengah.

Indeks Nikkei 225 turun 3,48% atau 1.857,04 poin ke 51.515,49. Mimura menyoroti bahwa aktivitas spekulatif di kontrak berjangka minyak berpotensi “menular” ke pasar valuta, sehingga memperbesar gerak yen. Ia menegaskan pemerintah siap bertindak “setiap saat” terhadap volatilitas, mengingat dampak perubahan kurs pada perekonomian.

Komentar tersebut mempertegas tantangan kebijakan ketika ketegangan geopolitik mendorong harga minyak berayun tajam dan mengganggu sentimen risiko. Bagi pasar Jepang, volatilitas yen dan biaya energi menjadi dua kanal utama yang memengaruhi valuasi saham, khususnya sektor yang sensitif terhadap impor energi, margin, dan eksposur ekspor.

Dari sisi emiten, Chugai Pharmaceutical jatuh 8% setelah mitra Roche menghentikan pengembangan emugrobart untuk penyakit neuromuskular karena efektivitas yang dinilai lemah meski profil keamanan solid. Berita ini menekan sentimen di sektor kesehatan, menambah beban pada indeks.

ynspective turun 5% meski perusahaan meluncurkan satelit StriX SAR kedelapan untuk memperluas jaringan observasi Bumi, menunjukkan pasar lebih fokus pada kondisi risk-off ketimbang perkembangan korporasi positif. Kubota juga melemah 6% setelah mengingatkan risiko pasokan dan menjajaki rute pengiriman alternatif untuk plastik di tengah gangguan terkait Hormuz.

Ke depan, pasar akan memantau arah yen dan sinyal kebijakan otoritas Jepang, termasuk apakah volatilitas kurs memicu respons langsung. Pergerakan minyak dan intensitas spekulasi di pasar berjangka juga menjadi variabel kunci, karena keduanya dapat memengaruhi inflasi impor, ekspektasi suku bunga global, dan sentimen ekuitas Jepang. (asd)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

NIKKEI

Saham Jepang Naik karena Perintah Eksekutif Menimbulkan Kekh...

Saham Jepang naik karena indeks Topix menuju kenaikan enam hari berturut-turut setelah Presiden AS Donald Trump menandatangan...

30 April 2025 07:51
NIKKEI

Pasar Jepang Meroket! Nikkei Kembali ke Puncak

Indeks Nikkei 225 naik 0,9% hingga ditutup pada level 38.885 pada hari Rabu, mencapai level tertinggi dalam empat bulan karen...

18 June 2025 14:18
NIKKEI

Saham Jepang Menguat Seiring Reli Saham Produsen Robot dan T...

Indeks Nikkei 225 melonjak 2,33% dan ditutup pada level 51.028, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 1,92% menjadi 3.3...

4 December 2025 14:29
NIKKEI

Saham Jepang Menguat Pada Penutupan Perdagangan Naik 0,10%

Saham Jepang menguat setelah penutupan pada hari Senin (17/2), karena kenaikan di sektor Gas & Air, Tenaga Listrik, dan R...

17 February 2025 14:28
BIAS23.com NM23 Ai