Nikkei Melonjak 3% Dipimpin Real Estat dan Perbankan
Saham Jepang menguat pada penutupan perdagangan Selasa(10/3), dengan Indeks Nikkei 225 naik 3,00% seiring reli dipimpin sektor real estat, perbankan, dan tekstil. Kenaikan yang luas tercermin dari dominasi saham yang menguat di Bursa Efek Tokyo, dengan 3.318 saham naik berbanding 400 turun, sementara 99 stagnan.
Penguatan paling menonjol datang dari saham teknologi dan industri tertentu. Lasertec melesat 14,53% ke 34.770, disusul Sumitomo Electric yang naik 8,83% ke 9.931 dan Furukawa Electric yang naik 8,52% ke 27.455, menandai minat beli kuat pada saham-saham berkapitalisasi besar dan sensitif siklus.
Di sisi lain, beberapa emiten melemah meski indeks menguat. Rohm turun 5,15% ke 3.295, Shift melemah 4,13% ke 715,50, dan Nitori turun 2,96% ke 2.803, menunjukkan rotasi sektor masih terjadi di tengah reli yang tidak sepenuhnya merata.
Di balik penguatan ekuitas, ukuran risiko pasar juga meningkat. Indeks Volatilitas Nikkei naik 38,86% ke 57,00, mencetak level tertinggi baru dalam enam bulan. Kenaikan volatilitas ini mengindikasikan pelaku pasar tetap memasang premi perlindungan (hedging) meski harga saham naik, sejalan dengan kondisi global yang masih bergerak cepat.
Pasar komoditas turut menjadi latar penting sesi ini. Minyak WTI turun 6,12% ke US$88,97 per barel dan Brent turun 6,01% ke US$93,01, sementara emas naik 1,63% ke US$5.186,76 per troy ounce. Di pasar valuta, USD/JPY turun 0,13% ke 157,56 dan EUR/JPY turun 0,09% ke 183,31, dengan Indeks Dolar AS berjangka melemah 0,48% ke 98,69.(alg)
Sumber: Newsmaker.id