• Fri, Jun 12, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

11 June 2026 23:37  |

ECB Hike Rate, Lagarde Soroti Inflasi Energi

Presiden European Central Bank (ECB) Christine Lagarde menegaskan bahwa keputusan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Juni didorong oleh risiko inflasi yang belum sepenuhnya terkendali. ECB melihat tekanan harga mulai meluas, terutama setelah lonjakan biaya energi akibat ketegangan geopolitik dan gangguan pasokan.

Lagarde mengatakan sektor manufaktur masih mampu bertahan, sementara konsumsi diperkirakan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan. Ia juga menilai pendapatan bersih pekerja yang positif dapat membantu menopang belanja rumah tangga, meski kondisi ekonomi Zona Euro tetap menghadapi tekanan dari harga energi dan ketidakpastian global.

ECB juga menyoroti peran investasi yang masih ditopang oleh belanja pemerintah. Namun, bank sentral akan terus memantau ukuran dan durasi kenaikan harga energi, karena tekanan yang berlangsung lama dapat membuat inflasi lebih sulit kembali ke target.

Menurut Lagarde, ekspektasi inflasi jangka pendek telah meningkat, sementara ekspektasi jangka panjang masih relatif tertambat di sekitar target. ECB kini memperkirakan inflasi baru kembali ke target pada musim gugur 2027, menandakan proses normalisasi harga berjalan lebih lambat dari sebelumnya.

Dari sisi stabilitas keuangan, Lagarde memperingatkan bahwa penurunan tajam dan mendadak pada harga aset dapat menimbulkan risiko bagi sistem keuangan. Pernyataan ini menunjukkan ECB tidak hanya fokus pada inflasi, tetapi juga memperhatikan dampak suku bunga tinggi terhadap pasar keuangan dan sentimen investor.

Bagi pasar, pesan Lagarde cenderung hati-hati. ECB belum memberi sinyal pelonggaran cepat karena inflasi masih meluas dan energi tetap menjadi risiko utama. Namun, bank sentral juga harus menjaga keseimbangan agar pengetatan tidak terlalu menekan pertumbuhan. Fokus berikutnya adalah data inflasi, harga energi, ekspektasi konsumen, dan ketahanan konsumsi rumah tangga Zona Euro.(Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

FISCAL & MONETARY

Australia Pangkas Suku Bunga Tunai ke Level Terendah 2 Tahun...

Bank Sentral Australia (RBA) memangkas suku bunga tunai sebesar 25bps menjadi 3,85% pada pertemuan bulan Mei, pemangkasan suk...

20 May 2025 12:13
FISCAL & MONETARY

Bank of Japan Main Aman, Pengurangan JGB Bakal Dipangkas?

Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga jangka pendek tidak disesuaikan pada 0,5% setelah tinjauan ke...

17 June 2025 08:18
FISCAL & MONETARY

Barkin: Inflasi “Menggembirakan”, Tapi Fed Belum Mau Bur...

Presiden Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, menilai data inflasi AS bulan Desember sebagai “menggembirakan”. Namun ia ...

14 January 2026 09:57
FISCAL & MONETARY

Kepala BOJ Berjanji Untuk Meneliti Dampak Tarif AS Dalam Men...

Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengatakan pada hari Rabu (9/4) bahwa bank sentral akan menganalisis dengan cermat bagaiman...

9 April 2025 08:28
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai