Nikkei Naik, Sektor Energi dan Perbankan Memimpin Kenaikan Saham Tokyo
Saham Jepang ditutup lebih tinggi pada hari Kamis (5/3), dengan Nikkei 225 naik 1,72%, didorong oleh kenaikan di sektor real estat, perbankan, dan tekstil. Kenaikan tersebut bersifat luas, tercermin dalam dominasi saham yang naik di Bursa Saham Tokyo: 3.438 saham naik, 300 turun, dan 85 tidak berubah.
Di antara pendorong indeks, Inpex melonjak 7,46% menjadi 4.161, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Nippon Electric Glass naik 7,05% menjadi 6.740, sementara Resona Holdings naik 6,52% menjadi 1.788,5, menyoroti peran saham energi dan keuangan dalam memicu reli tersebut.
Namun, tidak semua saham bergerak ke arah yang sama. Nitori turun 3,59% menjadi 2.819, Kyowa Kirin melemah 3,00% menjadi 2.164, dan Nexon turun 2,90% menjadi 2.983, menunjukkan rotasi selektif di tengah penguatan indeks utama.
Di balik kenaikan harga saham, ukuran ketidakpastian pasar justru meningkat. Indeks Volatilitas Nikkei melonjak 76,95% menjadi 53,05, level tertinggi dalam enam bulan, menunjukkan pelaku pasar masih memberikan premi pada risiko meskipun indeks ditutup lebih tinggi.
Di pasar global, komoditas memberikan latar belakang yang mendukung untuk energi: WTI untuk April naik 2,57% menjadi US$76,58 per barel dan Brent untuk Mei naik 0,79% menjadi US$83,16. Emas untuk April naik 0,83% menjadi US$5.177,26 per troy ounce. Sementara itu, USD/JPY sedikit turun 0,03% menjadi 157,02, dengan indeks dolar berjangka naik 0,25% menjadi 98,97. (alg)
Sumber: Newsmaker.id