Rekor Baru Jepang, Pasar Spekulasi BOJ Lebih Dovish
Mayoritas bursa Asia-Pasifik bergerak menguat pada Kamis, dipimpin Jepang setelah Nikkei 225 menembus level 59.000 untuk pertama kalinya. Reli ini dikaitkan dengan “Takaichi trade”—taruhan pasar bahwa kebijakan pro-pertumbuhan Perdana Menteri Sanae Takaichi akan menopang saham, sementara arah moneter cenderung lebih longgar dan menekan yen.
Nikkei 225 sempat menyentuh area 59.000 sebelum menutup sesi di 58.753,39 (rekor penutupan), sementara Topix juga mencetak puncak baru dan ditutup di 3.880,34. Dorongan datang setelah pemerintah Jepang menunjuk Ayano Sato (Aoyama Gakuin University) dan Toichiro Asada (Chuo University) sebagai kandidat anggota dewan kebijakan BOJ yang dipandang lebih dovish/reflationist, sejalan dengan pendekatan ekonomi Takaichi.
Di kawasan lain, Korea Selatan ikut menguat tajam setelah KOSPI melesat menembus 6.300, sementara Bank of Korea menahan suku bunga acuan di 2,50% dan memberi sinyal jeda kebijakan yang lebih panjang. Sentimen juga terbantu reli saham teknologi—termasuk pemasok rantai AI seiring pasar mencerna hasil Nvidia.
Namun, penguatan Asia tidak merata. Hang Seng Hong Kong melemah, sedangkan bursa China daratan cenderung hati-hati menjelang agenda kebijakan berikutnya. Secara umum, sentimen risk-on terbantu oleh performa teknologi global, tetapi investor masih selektif karena isu geopolitik dan kekhawatiran valuasi sektor tech tetap membayangi.(asd)
Sumber : Newsmaker.id