Bursa Eropa Mendatar Jelang CPI AS, Saham Teknologi Menguat
Bursa saham Eropa bergerak relatif datar pada perdagangan Rabu(12/8), dengan STOXX 50 dan STOXX 600 bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa. Investor memilih menahan posisi besar menjelang rilis data CPI Amerika Serikat yang berpotensi menentukan arah kebijakan The Fed berikutnya.
Kehati-hatian pasar juga dipengaruhi kenaikan harga minyak yang kembali meningkatkan risiko inflasi. Jika tekanan harga AS masih tinggi, pasar dapat kembali memperbesar ekspektasi kenaikan suku bunga, sehingga membatasi ruang penguatan saham.
Di tengah musim laporan keuangan yang mulai berakhir, sejumlah saham mencatat pergerakan kuat. ABN AMRO melonjak lebih dari 5% setelah kinerjanya melampaui ekspektasi pasar, sementara Vestas melesat lebih dari 18% setelah melaporkan peningkatan pendapatan.
Sektor teknologi menjadi salah satu penopang utama. Sentimen positif mengikuti reli saham teknologi global setelah CoreWeave mencatat pertumbuhan penjualan yang lebih tinggi dari perkiraan. ASML Holding naik 2%, Infineon Technologies 1,6%, Siemens Energy 3,5%, dan Rheinmetall 1,3%.
Sebaliknya, sektor barang mewah mengalami tekanan. LVMH turun 1,8%, Hermes melemah 1,5%, dan Kering terkoreksi 2,9%, sehingga membatasi kenaikan indeks utama Eropa.
Analisis Newsmaker: Bursa Eropa masih menunjukkan ketahanan di dekat rekor tertinggi, tetapi CPI AS menjadi katalis terbesar hari ini. Inflasi yang lebih rendah dapat mendukung saham teknologi dan mendorong indeks mencetak rekor baru. Sebaliknya, CPI yang panas ditambah harga minyak tinggi berpotensi mengangkat yield dan kembali menekan sentimen pasar.(gn)
Sumber: Newsmaker,id