Saham Asia Beragam Menyusul Meningkatnya Ancaman Tarif Trump
Bursa saham Asia Pasifik diperdagangkan beragam pada hari Jumat (14/3) setelah ketiga indeks acuan di AS jatuh akibat rencana tarif Presiden AS Donald Trump.
Dalam tanda lain dari eskalasi perang dagang, Trump mengancam akan memberlakukan tarif 200% pada semua produk alkohol yang berasal dari Uni Eropa sebagai balasan atas tarif 50% blok tersebut pada wiski. Trump mengatakan dia tidak akan mengubah pikirannya pada kelompok tarif yang lebih luas yang akan diterapkan pada tanggal 2 April mendatang.
Indeks S&P/ASX 200 Australia memulai hari dengan kenaikan 0,41%, menyusul kerugian pada sesi sebelumnya.
Di Jepang, acuan Nikkei 225 mulai diperdagangkan datar sementara indeks Topix yang lebih luas juga diperdagangkan datar.
Indeks Kospi Korea Selatan datar sementara Kosdaq berkapitalisasi kecil naik 0,61% pada awal perdagangan. Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong berjangka berada di level 23.793, menunjukkan pembukaan yang sedikit lebih kuat dibandingkan penutupan HSI di level 23.462,65.(yds)
Sumber: CNBC