Bursa Eropa Melemah Tipis, Saham Bank dan AI Jadi Beban
Bursa saham Eropa ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Rabu (19/8) setelah saham perbankan dan sektor terkait kecerdasan buatan mengalami tekanan. Indeks Euro STOXX 50 turun 0,2% ke 6.454, sementara STOXX Europe 600 ditutup relatif datar di level 652.
Sektor perbankan menjadi salah satu pemberat utama pasar meskipun yield obligasi jangka panjang mulai turun setelah Departemen Keuangan AS menggandakan program buyback Treasury. Saham BNP Paribas dan ING masing-masing turun sekitar 2,4%, sedangkan Santander, UniCredit, dan Intesa Sanpaolo melemah sekitar 1,3%.
Tekanan juga terlihat pada saham teknologi. ASML turun sekitar 2,2%, sementara Infineon merosot 4% mengikuti pelemahan sektor infrastruktur AI di Amerika Serikat. Sentimen terhadap saham teknologi melemah setelah laporan kinerja perusahaan AI memicu kekhawatiran bahwa pertumbuhan sektor tersebut mungkin mulai tidak merata.
Sebaliknya, saham sektor konsumsi mencatat kinerja lebih baik. Inditex dan LVMH masing-masing menguat sekitar 2%, membantu membatasi penurunan indeks utama Eropa di tengah tekanan dari saham bank dan semikonduktor.
Lonjakan harga emas juga memberikan dorongan bagi saham pertambangan di London. Rio Tinto naik sekitar 4%, sementara Glencore menguat 5%, setelah penurunan yield dan pelemahan dolar AS mendorong harga emas naik tajam.(yds)
Sumber: Newsmaker.id