• Wed, Aug 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

19 August 2026 21:56  |

Gold Melonjak 3%, US$4.500 di Depan Mata

Harga emas melonjak tajam pada perdagangan Rabu (19/8) setelah pelemahan dolar AS dan penurunan yield Treasury mendorong XAU/USD keluar dari rentang konsolidasi selama sepekan terakhir. Gold diperdagangkan di sekitar US$4.490 per troy ons, naik lebih dari 3,5% dalam sehari dan mencapai level tertinggi sejak 4 Juni.

Lonjakan emas terjadi setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan peningkatan ukuran program buyback untuk obligasi pemerintah berjangka panjang. Kebijakan tersebut langsung memicu reli di pasar Treasury, dengan yield tenor 10 tahun turun lebih dari 5 basis poin dan yield 30 tahun merosot hampir 9 basis poin.

Penurunan yield turut menekan dolar AS. Dollar Index (DXY) turun sekitar 0,87% ke area 98,80, sekaligus menyentuh level terendah sejak 29 Mei. Kombinasi dolar yang lebih lemah dan yield yang turun menjadi katalis kuat bagi emas karena mengurangi opportunity cost memegang aset yang tidak memberikan bunga.

Dukungan fundamental juga datang dari perubahan ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve. Data tenaga kerja dan inflasi AS yang lebih lunak telah memangkas peluang kenaikan suku bunga pada September menjadi sekitar 32%. Pasar kini menunggu FOMC Minutes Juli untuk melihat apakah mayoritas pejabat Fed mulai lebih condong mempertahankan suku bunga atau masih membuka ruang pengetatan tambahan.

Emas juga mendapat dukungan dari kekhawatiran terhadap meningkatnya utang pemerintah AS, membaiknya permintaan investor, serta pembelian emas oleh bank sentral, khususnya China. Namun, risiko belum sepenuhnya hilang karena lonjakan harga energi akibat konflik Timur Tengah dapat kembali mendorong inflasi dan pada akhirnya menjaga peluang kenaikan suku bunga Fed tetap hidup.

Analisis Newsmaker: breakout Gold menuju US$4.490 menunjukkan momentum bullish kembali sangat kuat setelah tekanan yield mereda dan DXY menembus level rendah baru. Area psikologis US$4.500 kini menjadi resistance terdekat. Jika level tersebut ditembus dengan kuat, momentum dapat berlanjut ke area lebih tinggi. Namun, kenaikan lebih dari 3% dalam satu sesi juga meningkatkan risiko profit taking, terutama jika FOMC Minutes menunjukkan nada lebih hawkish dari ekspektasi pasar. (arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Awas, Emas Terjebak Hormuz dan The Fed!

Harga emas masih tertahan di zona pelemahan setelah tekanan dari dua arah besar kembali muncul, yaitu ketegangan di Selat Hor...

14 July 2026 07:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai