• Sat, May 23, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

22 May 2026 07:41  |

Saham Asia Naik, Namun Hormuz Tetap Menjadi Fokus

Saham Asia naik untuk hari kedua berturut-turut, didorong oleh optimisme atas negosiasi yang sedang berlangsung antara AS dan Iran. Indeks MSCI Asia Pasifik naik 0,2%, sementara Nikkei 225 mencatat kenaikan lebih dari 1%. Kontrak berjangka indeks saham AS, termasuk Nasdaq 100, juga naik 0,4%.

Namun, kehati-hatian kembali ke pasar karena harga minyak Brent naik sekitar 2% menjadi di atas $104 per barel setelah sebelumnya turun. Fluktuasi ini dipicu oleh ketidakpastian tentang apakah negosiasi AS-Iran dapat membuka kembali aliran energi melalui Selat Hormuz, yang berdampak pada prospek pasokan global.

Yen Jepang relatif stabil setelah indikator inflasi utama negara itu melambat lebih dari yang diperkirakan. Emas sedikit turun menjadi sekitar $4.530 per ons, sementara kekhawatiran tentang penutupan Selat Hormuz yang berkepanjangan mendorong imbal hasil obligasi lebih tinggi karena potensi inflasi tinggi dan kemungkinan suku bunga yang terus tinggi.

Pembicaraan Iran-AS tetap tidak pasti, dengan komentar Pemimpin Tertinggi Iran tentang uranium dan sengketa tarif Selat Hormuz menambah ketidakpastian. Iran dan Oman sedang membahas sistem tarif permanen, sementara Presiden AS menekankan bahwa Selat Hormuz harus terbuka dan bebas tarif.

Beberapa pejabat AS melihat tanda-tanda positif dalam negosiasi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebutkan beberapa tanda positif bahwa kesepakatan dapat tercapai, sementara Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa mereka "tidak akan mundur." Pasar didesak untuk terus memantau perkembangan untuk menentukan harga secara lebih pasti.

Konflik Iran juga menambah tekanan pada pasar negara berkembang Asia, dengan mata uang dan imbal hasil obligasi mencapai tingkat yang sebelumnya dianggap tidak mungkin. Kontrak berjangka S&P 500 naik 0,2%, kontrak berjangka Hang Seng naik 0,7%, kontrak berjangka Topix naik 0,5%, dan S&P/ASX 200 Australia naik 0,5%, sementara kontrak berjangka Euro Stoxx 50 tetap relatif stabil. (asd)

Sumber: Newsmaker.id

 

Related News

MARKET UPDATE

Asia Merah 3 Hari, Minyak Naik

Bursa Asia melanjutkan pelemahan untuk hari ketiga, sementara harga minyak naik tipis karena perang di Iran dinilai berpotens...

4 March 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Naik, Wall Street Pecah Rekor!

Saham Asia menguat pada Jumat setelah indeks-indeks utama Wall Street mencetak rekor, didukung reli saham bertema kecerdasan ...

15 May 2026 08:00
MARKET UPDATE

Asia Cetak Rekor, Yield AS Naik: CPI Pasar Nunggu

Saham Asia menguat untuk hari kelima berturut-turut pada hari Rabu, dengan MSCI Asia Pacific Index naik sekitar 0,4% dan kemb...

12 February 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Merah Tipis, Yen Tetap Kuat: Tarif Korea Bikin Pasar Ki...

Bursa Asia bergerak melemah tipis setelah kekhawatiran tarif muncul lagi. Korea Selatan jadi pusat perhatian: Kospi turun sek...

27 January 2026 07:23
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai