Berjangka Eropa Ambles, Pasar Masuk Mode Stagflasi
Kontrak berjangka indeks saham Eropa melemah pada Senin pagi ketika kekhawatiran eskalasi perang di Timur Tengah meningkat, termasuk ancaman terhadap infrastruktur energi dan sipil. Futures Euro Stoxx 50 turun sekitar 1,8% pada 07:53 waktu Paris, sementara futures indeks utama lain seperti DAX Jerman dan FTSE London juga turun tajam.
Pelaku pasar menilai lonjakan risiko energi memperbesar skenario stagflasi—kombinasi pertumbuhan melemah dan inflasi yang kembali naik. Kepala strategi investasi ING, Vincent Juvyns, menyebut pasar kini beralih ke “mode stagflation penuh”, mencerminkan kekhawatiran bahwa guncangan energi akan menahan ruang pelonggaran kebijakan sekaligus menekan prospek pertumbuhan.
Retorika memanas sepanjang akhir pekan setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ultimatum 48 jam kepada Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz—jalur krusial bagi aliran minyak dan gas—atau AS akan “menghancurkan” pembangkit listrik Iran. Senior adviser Pictet, Christopher Dembik, menilai perkembangan terbaru justru mengarah pada memburuknya situasi, sehingga optimisme pasar dinilai prematur. (asd)
Sumber : Newsmaker.id