Saham AS Turun Lagi saat Minyak Naik, Dow Terkoreksi Lebih dari 300 Poin
Saham-saham AS kembali melemah pada Kamis (19/3), sementara harga minyak tetap tinggi, ketika Wall Street memantau perkembangan terbaru perang Iran. Kenaikan energi kembali menjadi tekanan utama karena memperkuat kekhawatiran inflasi dan menambah risiko “higher-for-longer” pada suku bunga.
Dow Jones Industrial Average turun 371 poin atau 0,8%. S&P 500 turun 0,7% dan Nasdaq Composite melemah 0,8%. S&P 500 juga diperdagangkan di bawah 200-day moving average untuk pertama kalinya sejak 23 Mei. Russell 2000 turun 0,3%, dan semakin dekat ke wilayah koreksi karena kini turun 9,7% dari puncak 52 minggu. Dow juga semakin mendekati koreksi, dengan penurunan sedikit lebih dari 9% dari puncak terbarunya.
Di pasar energi, Brent sebagai minyak acuan internasional melonjak sekitar 4% ke $112 per barel. Sementara WTI naik hampir 1% di sekitar $97 per barel.
Lonjakan minyak dipicu eskalasi konflik yang kembali menyasar aset energi. Pemicunya antara lain serangan Iran terhadap fasilitas ekspor LNG utama di Qatar, serta serangan Israel terhadap ladang gas raksasa Iran, South Pars. Iran kemudian membalas dengan menghantam fasilitas energi Qatar, memperbesar kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi global.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id