Minyak Turun Kembali ke $95, Dow Rebound 500 Poin di Awal Pekan
Saham-saham AS menguat pada Senin (16/3), sementara harga minyak terkoreksi setelah reli tajam pekan lalu. Wall Street berupaya pulih dari pekan yang kembali berakhir negatif, di saat investor terus memantau perkembangan terbaru perang Iran yang masih menjadi sumber volatilitas utama pasar.
Dow Jones Industrial Average naik 501 poin atau 1,1%. S&P 500 menguat 1,2%, sementara Nasdaq Composite naik 1,4%.
Di sektor teknologi, saham Meta naik lebih dari 2% setelah muncul laporan—yang oleh perusahaan disebut “spekulatif”—bahwa Meta berencana melakukan PHK lebih dari 20% tenaga kerjanya. Saham Nvidia juga menguat lebih dari 2% menjelang konferensi GTC yang dimulai pada hari yang sama.
Penguatan ini terjadi setelah S&P 500 mencatat tiga pekan penurunan beruntun dan pada Jumat ditutup di level terendah tahun ini, mencerminkan tekanan risk-off yang kuat dalam beberapa pekan terakhir.
Di pasar energi, minyak sempat reli besar pekan lalu, dengan Brent ditutup di atas $100 per barel untuk pertama kalinya sejak 2022. Lonjakan tersebut dipicu gangguan pelayaran di Selat Hormuz, jalur pengiriman krusial yang praktis tersendat sejak perang dimulai.
Namun pada perdagangan Senin, WTI turun sekitar 4% ke sedikit di bawah $95 per barel, setelah sempat berada di atas $100 pada perdagangan overnight. Brent juga turun lebih dari 1% ke sekitar $101 per barel.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id