• Fri, Jun 12, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

12 June 2026 13:33  |

Deal Iran Melemahkan Harga Minyak!

Harga minyak memperpanjang pelemahan setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan kesepakatan damai dengan Iran bisa ditandatangani paling cepat akhir pekan ini. Pernyataan ini membuat pasar melepas sebagian premi risiko geopolitik, meski Iran menegaskan belum ada kesimpulan final dan kesepakatan masih dalam peninjauan.

Brent turun sekitar 2% dan bergerak di bawah US$87/barel, sementara WTI berada di dekat US$86/barel. Pelemahan ini terjadi setelah minyak sebelumnya sudah ditutup di level terendah dua bulan. Pasar menilai peluang kompromi mulai lebih besar dibanding risiko kegagalan total negosiasi, walau kesepakatan belum benar-benar terbukti.

Sentimen berubah cepat karena Trump sebelumnya sempat mengancam akan menyerang Iran lagi dan mengambil alih infrastruktur minyaknya, sebelum kemudian membatalkan serangan dan menyatakan deal sudah dekat. Ia juga mengatakan penandatanganan bisa dilakukan di Eropa pada akhir pekan, dengan kehadiran Wakil Presiden JD Vance jika rencana itu terwujud.

Namun, risiko pasokan belum hilang. Selat Hormuz masih menjadi titik utama ketidakpastian setelah Iran menyatakan jalur tersebut tertutup bagi semua kapal. Laporan Fox News menyebut pasukan AS menembak jatuh dua drone serang Iran yang diduga menargetkan kapal komersial, memperlihatkan bahwa risiko terhadap pengiriman energi masih nyata.

Perang yang berlangsung sejak akhir Februari telah membuat Hormuz hampir tertutup dan menghambat pasokan minyak, bahan bakar, serta gas alam ke pasar global. Karena itu, walaupun harga minyak turun akibat harapan damai, pasar tetap berhati-hati karena setiap gangguan baru di Hormuz dapat dengan cepat mengembalikan tekanan harga.

Untuk saat ini, arah minyak akan bergantung pada konfirmasi dari Iran, keamanan kapal di Selat Hormuz, dan apakah perjanjian benar-benar ditandatangani. Jika deal berjalan, harga minyak bisa tetap tertekan. Namun jika negosiasi kembali gagal atau serangan berlanjut, premi risiko energi berpotensi kembali naik.(asd)*

Source: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Minyak Melonjak, Serangan Rudal Iran ke Israel Uji Gencatan ...

Harga minyak menguat tajam pada Senin setelah Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal ke arah Israel, meningkatkan kekhawat...

8 June 2026 07:33
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai