Chip & AI Jadi Bensin, Pasar AS Rebound
Saham-saham di Wall Street pada hari Selasa (3/2) kembali terdorong mendekati rekor setelah prospek bisnis Palantir Technologies yang solid bikin kepercayaan terhadap tema AI naik lagi. Di saat yang sama, aksi “buy the dip” membantu emas dan perak pulih setelah jual-beli ekstrem yang sempat mengguncang pasar akhir pekan lalu.
Di sektor teknologi, Palantir melesat sekitar 10%, sementara Advanced Micro Devices ikut menguat jelang rilis kinerja yang dinanti pasar—terutama untuk melihat seberapa jauh langkahnya mengejar Nvidia di peta AI.
Euforia AI juga merembet ke Asia. Perburuan chip memori untuk kebutuhan AI ikut mendorong reli saham Korea Selatan: KOSPI melonjak hampir 7%, dengan Samsung Electronics mencatat kenaikan harian terbesar sejak 2008.
Sentimen risiko membaik setelah beberapa hari volatilitas, ditopang data ekonomi AS yang dinilai masih “oke” dan awal musim laporan keuangan. Dolar cenderung stabil usai reli singkat, sementara yield obligasi naik tipis karena pasar mencermati sinyal terbaru dari pejabat bank sentral.
Dari Federal Reserve Bank of Richmond, Tom Barkin menilai pelonggaran sebelumnya membantu menopang pasar kerja saat inflasi dikejar balik ke target. Sementara Stephen Miran menyebut tekanan harga yang tidak terlalu kuat membuka ruang pemangkasan suku bunga lagi tahun ini. Di pembukaan pasar saham AS, S&P 500 naik 0,1%, Nasdaq 100 menguat 0,3%, dan Dow Jones Industrial Average relatif datar. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id