Emas Kembali Bangkit Usai Dibanting Dua Hari
Harga emas melesat tajam pada Selasa, memantul setelah dua hari sebelumnya dihajar koreksi dalam. Spot gold sempat naik sekitar 5% ke area $4.901/ons—menandai lonjakan harian terbesar sejak November 2008—setelah sehari sebelumnya sempat menyentuh kisaran $4.405/ons.
Pemicu utamanya kombinasi profit taking pasca reli “kepanasan” (sebelumnya emas sempat tembus rekor di atas $5.600/ons) + efek “bersih-bersih” posisi setelah pasar mencerna nominasi Donald Trump terhadap Kevin Warsh untuk memimpin Federal Reserve. Pasar menilai Warsh bisa tetap memberi ruang rate cut, tapi lebih disiplin soal neraca, yang sempat mengangkat dolar dan menekan emas—lalu berujung pantulan ketika tekanan jual mereda.
Bumbu tambahannya: Bureau of Labor Statistics menunda rilis laporan payroll karena partial shutdown, bikin pasar kehilangan “kompas data” dan volatilitas jadi gampang kebawa headline.
Dari sisi geopolitik, perhatian juga belum lepas dari agenda pembicaraan United States–Iran dan dinamika perang Russia–Ukraine—dua tema yang bisa cepat bikin emas kembali dicari saat pasar mendadak risk-off.
Update harga terdekat saat ini: emas berada di sekitar $4.939/ons (live spot).(alg)
Sumber: Newsmaker.id