USD/JPY Datar, NFP Jadi Penentu
USD/JPY bergerak datar di sekitar 159,60 pada awal sesi Asia Jumat. Pergerakan cenderung terbatas karena volume transaksi menipis seiring libur Good Friday, sementara perhatian pasar tertuju pada rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) AS untuk bulan Maret.
Ketegangan geopolitik yang berlanjut di Timur Tengah menjadi faktor yang menopang Dolar AS. Kenaikan harga minyak turut memperkuat sentimen defensif, setelah Presiden AS Donald Trump meningkatkan tekanan terhadap Iran menyusul serangan militer yang dilaporkan menghancurkan sebuah jembatan dekat Teheran, sementara pihak Iran menegaskan tidak akan mundur meski ada serangan terhadap infrastruktur sipil.
Namun, ruang penguatan Dolar dinilai tidak sepenuhnya leluasa karena ketidakpastian kebijakan tarif AS kembali mencuat. Pemerintahan Trump disebut berencana mengenakan tarif hingga 100% pada sebagian obat impor tertentu bagi perusahaan yang tidak mencapai kesepakatan dalam beberapa bulan ke depan, yang dapat menambah faktor risiko bagi sentimen pelaku pasar.
Dari sisi Yen, potensi dukungan muncul dari sinyal kewaspadaan otoritas Jepang. Bank of Japan (BoJ) memperingatkan kebijakan dapat disesuaikan bila pelemahan Yen berlanjut, sementara pejabat valuta asing Jepang Atsushi Mimura menyatakan langkah “tegas” mungkin diperlukan jika pergerakan spekulatif terus mendorong volatilitas, sehingga menjadi pembatas bagi kenaikan USD/JPY.(asd)
Sumber: Newsmaker.id