• Tue, Jun 2, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

2 June 2026 16:00  |

Brent Turun 2% Dekati $93, Pasar Cermati Ketidakpastian AS-Iran dan Hormuz

Harga minyak Brent terkoreksi pada Selasa (02/06), turun sekitar 2% menuju $93 per barel setelah melonjak 4,2% pada sesi sebelumnya. Pergerakan ini mencerminkan pasar yang masih rapuh di tengah ketidakpastian negosiasi AS-Iran serta prospek kelancaran pengiriman energi melalui Selat Hormuz.

Volatilitas tetap tinggi karena kekhawatiran bahwa arus energi dari Teluk Persia bisa terganggu lebih lama dari perkiraan. Harga sempat melonjak pada Senin setelah muncul laporan bahwa Iran menangguhkan pembicaraan dengan Washington sebagai respons atas operasi militer Israel di Lebanon, sebelum reli mereda ketika Presiden AS Donald Trump menyatakan negosiasi masih berlangsung.

Trump juga mengatakan nota kesepahaman (MoU) untuk membuka kembali Selat Hormuz bisa dicapai paling cepat pekan depan, meski beberapa isu kunci belum terselesaikan. Namun, pesan yang saling berbeda antara Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait situasi di Lebanon menambah lapisan ketidakpastian bagi pasar energi.

Di sisi lain, pejabat Lebanon menyebut pembahasan lanjutan gencatan senjata dijadwalkan berlangsung pekan ini. Kombinasi perkembangan diplomasi yang belum solid dan risiko operasional di jalur pelayaran strategis membuat pasar cenderung bergerak dua arah: koreksi terjadi setelah reli tajam, tetapi premi risiko pasokan belum sepenuhnya hilang.

Ke depan, harga Brent kemungkinan tetap sensitif pada headline seputar status pembicaraan AS-Iran, detail dan waktu implementasi kesepakatan terkait Hormuz, serta sinyal kemajuan gencatan senjata di Lebanon. Selama ketiga faktor itu belum memberikan kejelasan, ruang volatilitas tetap terbuka meski terjadi aksi ambil untung jangka pendek. (asd)

5 Inti Poin: 

- Brent turun sekitar 2% menuju $93 per barel setelah melonjak 4,2% pada sesi sebelumnya.

- Pasar menimbang ketidakpastian negosiasi AS-Iran dan masa depan pengiriman melalui Selat Hormuz.

- Harga sempat terdorong oleh laporan Iran menangguhkan pembicaraan, lalu mereda setelah Trump menyebut negosiasi berlanjut.

- Trump menyatakan MoU pembukaan kembali Hormuz bisa tercapai paling cepat pekan depan, tetapi isu penting masih belum selesai.

- Pesan campuran Trump-Netanyahu dan agenda pembahasan gencatan senjata Lebanon pekan ini menjaga volatilitas.

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai