Jepang Siaga Yen,Konflik Iran Angkat Safe Haven
USD/JPY mempertahankan penguatan dan bergerak di atas 157,00, dekat level tertinggi bulanan, pada perdagangan Asia Selasa. Secara teknikal, bias jangka pendek masih cenderung bullish selama harga bertahan di atas area support dinamis (termasuk rata-rata pergerakan jangka pendek) dan area breakout sebelumnya.
Penguatan pasangan ini terutama ditopang oleh permintaan safe haven terhadap dolar AS di tengah meningkatnya kekhawatiran eskalasi konflik di Timur Tengah. Ketika ketidakpastian geopolitik naik, investor cenderung memperbesar eksposur pada aset defensif—dan USD kembali mendapat peran dominan dalam arus lindung nilai tersebut.
Di sisi Jepang, pelemahan yen juga membuat pemerintah makin waspada. Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama sebelumnya menegaskan otoritas memantau pergerakan yen “dengan sense of urgency,” yang secara tidak langsung memberi sinyal intervensi bisa menjadi opsi bila pergerakan dianggap berlebihan.
Ke depan, pasar menunggu katalis dari komentar pejabat The Fed (termasuk John Williams, Jeffrey Schmid, dan Neel Kashkari) yang bisa memengaruhi ekspektasi suku bunga AS dan arah dolar. Jika nada pernyataan cenderung hawkish, USD/JPY berpeluang tetap bertahan tinggi; sebaliknya, sinyal pelonggaran bisa memicu koreksi dari area 157.(Cp)
Sumber: Newsmaker.id