• Sat, Aug 8, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

7 August 2026 09:09  |

Dolar Bertahan di 99,95 Jelang NFP

Indeks dolar bergerak tipis di sekitar level 99,95 pada perdagangan Jumat(7/8), setelah menguat 0,31% ke 99,97 pada sesi sebelumnya. Investor memilih berhati-hati menjelang laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat periode Juli yang akan menjadi petunjuk penting mengenai kekuatan ekonomi dan arah kebijakan Federal Reserve.

Pasar memperkirakan Nonfarm Payrolls bertambah sekitar 80.000 pekerjaan, setelah hanya naik 57.000 pada Juni, sedangkan tingkat pengangguran diperkirakan bertahan di 4,2%. Data yang lebih kuat dari perkiraan dapat memperkuat ekspektasi bahwa The Fed masih memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga, sementara hasil yang lemah berpotensi menekan dolar dan menurunkan peluang pengetatan kebijakan.

Sentimen hawkish juga meningkat setelah Ketua The Fed Kevin Warsh dikabarkan terbuka terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga pada pertemuan September apabila inflasi tetap tinggi. Peluang kenaikan 25 basis poin pada pertemuan September telah meningkat menjadi sekitar 56,7%, tetapi keputusan tersebut masih bergantung pada perkembangan data inflasi dan tenaga kerja berikutnya. Kevin Warsh resmi menjabat sebagai Ketua The Fed sejak 22 Mei 2026.

Dolar juga mendapat dukungan dari kenaikan harga minyak setelah ketidakjelasan mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz. Brent kembali bergerak di atas US$83 per barel karena Iran dikabarkan ingin membatasi kapal Amerika Serikat dan Israel. Kenaikan biaya energi dapat mempertahankan tekanan inflasi dan mendorong The Fed menahan suku bunga tinggi lebih lama.

Dampak Pasar

NFP yang lebih kuat, disertai pertumbuhan upah tinggi dan pengangguran yang stabil, berpotensi mendorong indeks dolar kembali menembus 100 serta menekan emas dan mata uang utama lainnya. Sebaliknya, NFP yang lemah dapat menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga dan membuka peluang dolar kembali melemah. Namun, ketegangan Hormuz dan kenaikan minyak dapat membatasi tekanan terhadap dolar karena keduanya menjaga kekhawatiran inflasi tetap tinggi.(gn)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai