AUD/USD Tertahan Dekat 0,7100, Dolar AS Mulai Pulih
AUD/USD bergerak melemah setelah sempat naik tipis pada sesi Asia, Selasa (18/8). Pasangan mata uang ini masih tertahan di dekat level 0,7100, setelah sebelumnya terkoreksi dari level tertinggi sejak 5 Juni.
Tekanan terhadap dolar Australia datang dari pemulihan dolar AS yang mulai bangkit dari level terendah dua bulan. Kenaikan harga minyak kembali memicu kekhawatiran inflasi, sehingga pasar masih memperhitungkan peluang setidaknya satu kali kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Sentimen safe haven juga ikut menopang dolar AS karena ketegangan AS-Iran belum mereda. Presiden Donald Trump mengatakan AS tidak akan memperpanjang memorandum of understanding dengan Iran yang telah berakhir pada Senin, sekaligus kembali menyinggung rencana menjadikan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat.
Ketegangan semakin meningkat setelah kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman memperluas serangan terhadap Arab Saudi. Kondisi ini mendorong harga minyak ke level tertinggi dua pekan dan memperkuat kekhawatiran bahwa tekanan energi dapat kembali memicu inflasi global.
Dari sisi dampak market, AUD/USD berpotensi bergerak hati-hati menjelang rilis FOMC Minutes pada Rabu. Jika risalah The Fed menunjukkan nada hawkish, dolar AS bisa kembali menguat dan menekan Aussie. Namun, sikap Reserve Bank of Australia yang masih cenderung hawkish dapat menahan pelemahan AUD, terutama setelah Gubernur Michele Bullock menegaskan bahwa kenaikan suku bunga tambahan masih cukup memungkinkan. (asd)
Sumber: Newsmaker.id