Dolar AS Melemah, AUD Ambil Momentum
Pasangan AUD/USD naik ke level tertinggi harian pada awal sesi Eropa, Senin (20/7). Penguatan ini terjadi saat dolar AS melemah, sehingga membuka peluang bagi dolar Australia untuk kembali menguji area psikologis 0,7000.
Meski ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran masih meningkat, sentimen risiko global terlihat sedikit membaik. Hal ini tercermin dari pergerakan positif di pasar saham Eropa, yang membuat permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven sedikit berkurang.
Namun, pelemahan dolar AS diperkirakan masih terbatas. Ketidakpastian geopolitik tetap tinggi setelah AS melanjutkan serangan malam kesembilan terhadap Iran, sementara Iran membalas dengan rudal balistik dan drone ke sekutu AS di kawasan Timur Tengah.
Kenaikan harga minyak akibat konflik AS-Iran dan risiko penutupan Selat Hormuz juga kembali memicu kekhawatiran inflasi. Kondisi ini membuat pasar tetap memperkirakan The Fed berpeluang menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun.
Di sisi lain, dolar Australia mendapat dukungan dari sikap Reserve Bank of Australia yang relatif hawkish. Selain itu, data ekonomi China yang stabil turut membantu AUD, mengingat Australia sangat bergantung pada permintaan dari China.
Dampaknya ke market, AUD/USD masih berpeluang menguat selama dolar AS melemah dan sentimen risiko membaik. Namun, kenaikan bisa terbatas jika konflik Timur Tengah kembali memanas, harga minyak terus naik, dan ekspektasi suku bunga tinggi AS kembali mendorong penguatan dolar. (arl)
Sumber: Newsmaker.id