Crypto Rebound Terbatas, ETF dan Fed Masih Jadi Beban
Bitcoin bergerak menguat terbatas pada Kamis (11/6), dengan harga terbaru berada di sekitar US$62.743, setelah sempat menyentuh intraday low US$61.089 dan high US$63.153. Pemulihan ini menunjukkan pasar crypto mulai mendapat sedikit ruang setelah tekanan jual sebelumnya, tetapi sentimen secara umum masih rapuh.
Dukungan jangka pendek datang dari harapan bahwa eskalasi AS–Iran tidak langsung berubah menjadi perang terbuka yang lebih luas. Reuters melaporkan harga minyak bergerak relatif stabil karena investor menimbang risiko perang dengan kabar bahwa negosiasi AS–Iran masih berlangsung, termasuk pembahasan terkait dana Iran yang dibekukan. Namun, ketidakpastian tetap tinggi karena isu Selat Hormuz dan serangan militer masih membayangi pasar global.
Bagi Bitcoin, jalur fundamentalnya masih terkait risk appetite. Jika konflik mereda, aset berisiko seperti crypto bisa mendapat dukungan. Namun jika harga minyak kembali naik akibat gangguan Hormuz, tekanan inflasi dapat bertahan dan memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi. Kondisi ini biasanya menjadi beban bagi Bitcoin karena likuiditas pasar mengetat dan investor lebih memilih aset aman seperti dolar AS.
Tekanan lain datang dari arus dana institusional. Data SoSoValue menunjukkan ETF Bitcoin spot masih mencatat outflow, setelah beberapa pekan sebelumnya pasar terbebani penarikan dana besar. SoSoValue juga mencatat tekanan pada ETF crypto tetap menjadi perhatian utama investor, sehingga pemulihan Bitcoin belum terlihat solid selama arus dana belum stabil.
Rotasi pasar juga ikut menahan crypto. Investor disebut mengurangi posisi di aset berisiko seperti crypto dan emas untuk menyiapkan likuiditas menjelang IPO SpaceX, yang menurut laporan Wall Street Journal menargetkan penggalangan hampir US$75 miliar dengan valuasi sekitar US$1,75 triliun. Di saat yang sama, tema AI dan infrastruktur komputasi masih menyerap perhatian pasar, membuat minat terhadap crypto belum sepenuhnya pulih.
Altcoin bergerak lebih terbatas. Ethereum berada di sekitar US$1.646, dengan rentang intraday US$1.605–US$1.667. Pergerakan ini menunjukkan altcoin belum mendapat katalis kuat untuk rebound lebih agresif. Untuk saat ini, pasar crypto masih akan dipengaruhi oleh perkembangan AS–Iran, arah harga minyak, ekspektasi The Fed, arus ETF spot, dan rotasi dana ke saham AI maupun IPO besar. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id