• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

19 February 2026 15:48  |

Minyak Lanjut Naik, Pasar Waspada Risiko AS–Iran

Harga minyak naik lagi pada Kamis (19/2), saat pasar menilai risiko konflik AS–Iran masih membayangi kawasan produsen minyak utama, meski kedua pihak tetap mencoba meredakan ketegangan lewat jalur diplomasi. Kekhawatiran pasar terutama mengarah pada potensi gangguan pasokan jika situasi berubah menjadi konfrontasi.

Pada perdagangan pagi, Brent naik 0,3% ke $70,58/barel, sementara WTI menguat 0,4% ke $65,44/barel. Keduanya sudah melesat lebih dari 4% pada Rabu, mencetak penutupan tertinggi sejak 30 Januari, karena pelaku pasar memasukkan “premi risiko” gangguan pasokan.

Sejumlah analis menilai reli ini dipicu kekhawatiran aksi AS terhadap Iran bisa terjadi dalam waktu dekat. Fokus utama pasar adalah dampaknya bukan hanya pada ekspor Iran, tetapi juga aliran minyak di kawasan Teluk Persia, terutama risiko gangguan pengiriman lewat Selat Hormuz—jalur yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia.

Ketegangan makin disorot setelah media Iran melaporkan Selat Hormuz sempat ditutup beberapa jam pada Selasa, meski status pembukaan kembali tidak dijelaskan secara rinci. Iran juga mengeluarkan pemberitahuan penerbangan (NOTAM) terkait rencana peluncuran roket di wilayah selatan pada Kamis, sementara AS dilaporkan mengerahkan kapal perang di dekat Iran.

Di sisi diplomasi, Gedung Putih menyatakan ada sedikit kemajuan dalam pembicaraan di Jenewa, tetapi masih ada jarak pada beberapa isu, dan Washington berharap Iran kembali membawa rincian lebih lanjut dalam beberapa pekan. Namun, sebagian pelaku pasar menilai konflik skala penuh tetap kecil kemungkinannya, karena lonjakan harga minyak berisiko menekan ekonomi dan politik domestik AS, sehingga jika ada aksi militer, diperkirakan terbatas.

Dari sisi data, sentimen juga ditopang laporan API yang menyebut persediaan minyak mentah, bensin, dan distilat AS turun pekan lalu—berlawanan dengan perkiraan pasar yang memproyeksikan stok minyak mentah naik. Pasar kini menunggu data resmi persediaan dari EIA yang dijadwalkan rilis Kamis.

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
OIL

Brent Stabil, Risiko Hormuz Belum Hilang

Harga minyak bergerak stabil setelah Amerika Serikat dan Iran menyampaikan nada positif dalam pembicaraan terkait program nuk...

18 February 2026 15:41
BIAS23.com NM23 Ai