• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

18 February 2026 15:41  |

Brent Stabil, Risiko Hormuz Belum Hilang

Harga minyak bergerak stabil setelah Amerika Serikat dan Iran menyampaikan nada positif dalam pembicaraan terkait program nuklir Teheran, dengan indikasi adanya kemajuan dalam mencari titik temu. Sentimen ini membantu meredakan sebagian premi risiko, meski pasar masih menilai arah negosiasi belum sepenuhnya jelas.

Patokan global Brent bertahan di atas $67 per barel setelah ditutup turun hampir 2% pada hari Selasa. Sementara West Texas Intermediate (WTI) bergerak di kisaran $62, mencerminkan sikap pelaku pasar yang masih menimbang dampak diplomasi terhadap pasokan.

Iran menyatakan telah mencapai “kesepakatan umum” dengan Washington terkait syarat-syarat kesepakatan potensial. Seorang pejabat AS juga menyebut negosiator Iran dijadwalkan kembali ke Jenewa dalam dua minggu dengan membawa proposal baru, sehingga pasar menunggu detail lanjutan untuk memastikan arah negosiasi.

Pergerakan minyak sepanjang tahun ini cenderung menguat karena kekhawatiran geopolitik termasuk ketegangan terkait Iran mengalahkan peringatan bahwa pasar global berisiko menghadapi surplus pasokan yang dapat menekan harga. Ketegangan dengan Iran, yang sempat diguncang protes anti-pemerintah pada bulan Januari, turut memicu kekhawatiran gangguan produksi atau jalur pasokan strategi seperti Selat Hormuz.

Dari pihak AS, Wakil Presiden JD Vance menyatakan pada hari Selasa bahwa pembicaraan berjalan baik, namun ia menambahkan Iran belum mengakui garis merah (garis merah) Presiden Donald Trump. Pernyataan ini menyatakan bahwa kemajuan diplomasi masih memiliki batas dan belum tentu langsung berakhir pada kesepakatan final.

Sinyal diplomasi datang bersamaan dengan peningkatan aktivitas militer. Iran menyatakan akan menutup sebagian Selat Hormuz selama beberapa jam untuk latihan militer, sementara AS dilaporkan mengirim kapal induk kedua ke kawasan. Pada pukul 08:07 di London, Brent April naik tipis menjadi $67,75 per barel, sedangkan WTI Maret mencetak $62,63 per barel. (asd)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
OIL

Brent Stabil, Risiko Hormuz Belum Hilang

Harga minyak bergerak stabil setelah Amerika Serikat dan Iran menyampaikan nada positif dalam pembicaraan terkait program nuk...

18 February 2026 15:41
BIAS23.com NM23 Ai