Minyak Turun Usai Iran Sebut Negosiasi Nuklir “Konstruktif”
Minyak melemah setelah Iran menyebut pembicaraan nuklir dengan AS berlangsung “konstruktif”, yang membuat risk premium geopolitik di harga minyak mulai luntur.
Kontrak WTI turun dan diperdagangkan di bawah US$63/barel setelah Menlu Iran Abbas Araghchi mengatakan kedua pihak melakukan pembicaraan yang “serius dan konstruktif” serta mencapai kesepakatan umum soal seperangkat prinsip. Perkembangan ini menghapus penguatan sebelumnya, yang sempat muncul ketika Iran menyatakan akan menutup sebagian Selat Hormuz untuk latihan militer.
Secara year-to-date, harga minyak masih naik hampir 10% ditopang kombinasi gangguan pasokan, risiko geopolitik, dan akumulasi barel yang terkena sanksi. Meski sepanjang bulan ini futures cenderung bergerak di rentang US$61–65, hasil dari rangkaian upaya diplomasi dalam beberapa jam dan hari ke depan berpotensi menentukan arah lanjutan harga.
Harga terbaru:
WTI: US$62,71/barel (pukul 09.12 waktu New York)
Tidak ada settlement pada Senin karena libur Presidents’ Day
Brent (April): turun 1% ke US$67,64/barel.
Sumber: Bloomberg.com