Diplomasi Iran Angkat Emas ke $4080
Harga emas menguat sekitar 0,7%, diperdagangkan di sekitar $4.08, pulih dari level terendah intraday di dekat $4.042 pada perdagangan Selasa (4/8). Investor mencermati perkembangan diplomasi Amerika Serikat dan Iran serta dampaknya terhadap harga minyak, inflasi, dan kebijakan suku bunga Federal Reserve.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz dapat tercapai dalam satu atau dua hari. Qatar juga menyatakan proses perundingan masih berlangsung, dengan fokus utama meredakan konflik dan memulihkan jalur pelayaran strategis tersebut.
Harapan pembukaan Selat Hormuz berpotensi menekan harga minyak dan meredakan risiko inflasi dari sektor energi. Kondisi ini membuat pasar mengurangi perkiraan kenaikan suku bunga The Fed pada September, dengan probabilitasnya turun menjadi sekitar 57%.
Emas turut mendapat dukungan dari data lowongan kerja AS yang lebih rendah dari perkiraan. Pelemahan permintaan tenaga kerja dapat mengurangi tekanan terhadap The Fed untuk kembali menaikkan suku bunga, sehingga meningkatkan daya tarik emas yang tidak memberikan bunga.
Analisisnyar: Sentimen emas masih cenderung positif selama ekspektasi kenaikan bunga menurun. Namun, pernyataan John Williams bahwa The Fed siap menaikkan suku bunga jika inflasi bertahan dapat membatasi reli. Area US$4.080–US$4.100 menjadi resistance utama, sedangkan US$4.050 menjadi support terdekat.(yds)
Sumber: newsmaker.id