Lowongan Kerja AS Turun, Emas Dapat Ruang
Jumlah lowongan pekerjaan Amerika Serikat turun menjadi 7,359 juta pada Juni 2026, lebih rendah dari perkiraan pasar sebesar 7,40 juta. Angka tersebut berkurang sekitar 178 ribu dibandingkan bulan sebelumnya dan menunjukkan permintaan tenaga kerja mulai melambat.
Penurunan lowongan terutama terjadi pada sektor perdagangan grosir, manufaktur barang tidak tahan lama, serta pertambangan dan penebangan. Sebaliknya, sektor transportasi, pergudangan, utilitas, dan pemerintahan federal masih mencatat kenaikan kebutuhan tenaga kerja.
Secara wilayah, jumlah lowongan menurun di Timur Laut, Selatan, dan Midwest, tetapi meningkat di wilayah Barat. Sementara itu, jumlah perekrutan tetap stabil di sekitar 5,3 juta dan total pemutusan hubungan kerja tidak banyak berubah pada 5,4 juta.
Data ini memberikan sinyal bahwa pasar tenaga kerja AS mulai kehilangan momentum, tetapi belum menunjukkan pelemahan tajam. Jumlah pekerja yang mengundurkan diri dan terkena PHK juga relatif stabil, sehingga The Fed masih membutuhkan data tambahan sebelum mengubah arah kebijakan.
Analisanya: Hasil JOLTS yang lebih rendah dari perkiraan cenderung menekan dolar dan yield obligasi, sehingga dapat mendukung harga emas. Namun, karena selisihnya tipis dan data perekrutan masih stabil, dampaknya kemungkinan terbatas. Pasar kini menunggu ADP dan Nonfarm Payrolls untuk memperoleh konfirmasi yang lebih kuat.(yds)
Sumber: Newsmaker.id