Emas Naik Tipis, Pasar Menanti Kejutan The Fed
Harga emas bergerak naik tipis pada perdagangan Rabu (29/7) menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve. Emas spot menguat 0,3% menjadi US$4.038,71 per troy ounce, sedangkan kontrak berjangka AS turun tipis ke US$4.037,65.
Kenaikan emas didukung pelemahan dolar Amerika Serikat sekitar 0,1%. Namun, indeks dolar masih berada dekat level tertinggi dalam satu bulan sehingga membatasi penguatan logam mulia.
The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga pada akhir pertemuan dua harinya. Pasar memperkirakan peluang sebesar 68% untuk suku bunga tetap, sementara kemungkinan kenaikan 25 basis poin mencapai sekitar 32%.
Ketegangan Timur Tengah kembali meningkat setelah militer AS mencegat rudal Iran yang diarahkan ke pasukan Amerika. Iran juga mengaku menargetkan pangkalan udara dan fasilitas Komando Sentral AS di Yordania.
Konflik tersebut mendorong harga minyak naik lebih dari 4% dan kembali memicu kekhawatiran inflasi. Kenaikan biaya energi dapat membuat The Fed mempertahankan kebijakan ketat lebih lama, sehingga menjadi tekanan bagi emas.
Perak naik 1,4% menjadi US$57,94 per troy ounce, sedangkan platinum turun 0,5% ke US$1.598,30. Arah emas berikutnya akan sangat bergantung pada keputusan The Fed, komentar Kevin Warsh, serta perkembangan konflik AS-Iran.(yds)
Sumber: Newsmaker.id