Dolar Bertahan Kuat, Pasar Waspadai Sikap Hawkish Fed
Dolar Amerika Serikat bertahan dekat level tertinggi satu bulan pada perdagangan Rabu (29/7). Indeks Dolar AS bergerak di sekitar 101,30 meskipun turun tipis 0,1%.
Kekuatan dolar ditopang ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat memberikan sinyal kebijakan yang lebih ketat untuk menghadapi risiko inflasi. Investor masih berhati-hati menjelang keputusan suku bunga The Fed.
Euro naik tipis ke sekitar US$1,139 setelah sebelumnya menyentuh level terendah satu bulan. Pound juga bergerak terbatas di dekat level terendah sejak awal Juli menjelang keputusan Bank of England.
Dolar Australia melemah 0,44% setelah data inflasi Australia lebih rendah dari perkiraan. Kondisi tersebut mengurangi peluang kenaikan suku bunga lanjutan oleh Reserve Bank of Australia.
Sentimen dolar turut didukung meningkatnya konflik Timur Tengah. Serangan AS dan Arab Saudi terhadap kelompok yang didukung Iran di Irak, serta peluncuran rudal Iran, mendorong harga minyak naik lebih dari 3%.
Pasar masih memperkirakan peluang sekitar 33% bahwa The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Jika The Fed memberikan sinyal hawkish, dolar berpotensi menguat lebih lanjut, sementara euro, pound, dan mata uang berisiko dapat kembali tertekan.(yds)
Sumber: Newsmaker.id