Iran Attacks US Forces; Middle East Conflict Heats Up Again
Iran meluncurkan sejumlah rudal balistik ke arah pasukan Amerika Serikat di Timur Tengah pada Selasa malam. Komando Pusat AS menyatakan seluruh rudal berhasil dicegat sebelum mengenai sasaran.
Serangan tersebut dilaporkan mengarah ke pangkalan militer AS di Yordania. Iran disebut mencoba melakukan serangan mendadak setelah kedua negara sempat menghentikan pertempuran selama dua hari.
Sebagai balasan, pasukan AS dan Arab Saudi menyerang sejumlah lokasi persenjataan serta logistik kelompok yang didukung Iran di Irak. Serangan tersebut dilakukan setelah lebih dari 30 drone diluncurkan ke arah fasilitas minyak Saudi dalam tiga hari terakhir.
Kelompok Mobilisasi Irak yang didukung Iran menyatakan sedikitnya 20 anggotanya tewas dan 32 lainnya terluka. Arab Saudi menegaskan tidak ingin memperluas konflik, tetapi akan membalas setiap serangan yang mengancam wilayah dan fasilitas energinya.
Ketegangan juga meningkat di Laut Merah setelah sebuah kapal tanker melaporkan suara ledakan saat melintasi kawasan tersebut. Belum diketahui pihak yang bertanggung jawab, tetapi kelompok Houthi sebelumnya mengklaim menyerang kapal tanker minyak Saudi.
Konflik yang kembali memanas langsung mendorong harga minyak naik setelah turun selama tiga hari. Jika serangan meluas ke Selat Hormuz dan Bab el-Mandeb, gangguan pasokan energi berpotensi semakin parah dan memicu kenaikan minyak, inflasi, serta tekanan baru pada pasar global.(yds)
Sumber: Newsmaker.id