Emas Berjangka Naik Tipis, Pasar Cari Arah di Tengah Perang Iran
Emas berjangka menutup perdagangan dengan kenaikan tipis, mengakhiri rangkaian pelemahan beberapa sesi sebelumnya. Kontrak front-month (Maret) naik $7 atau 0,14% dan settle di $5.001,00 per troy ounce.
Kenaikan yang terbatas ini mencerminkan pasar yang masih “menimbang” dua kekuatan besar: permintaan safe haven akibat perang AS–Israel vs Iran yang belum reda, berhadapan dengan kekhawatiran inflasi energi yang membuat ruang pelonggaran suku bunga tidak terlalu longgar. Reuters pada hari yang sama mencatat emas spot berada di sekitar $5.004/oz, sementara investor menunggu arah kebijakan The Fed.
Di sisi geopolitik, konflik yang memasuki pekan ketiga terus menjaga risk premium tetap tinggi dan mendorong volatilitas di komoditas energi. Reuters menyebut ketegangan yang meluas masih mengganggu pasar energi dan menjaga inflasi tetap menjadi perhatian—faktor yang bisa menahan reli emas jika dolar dan yield kembali menguat.
Dari sisi posisi pasar, rebound tipis di penutupan COMEX juga dibaca sebagai fase “stabilization attempt” setelah tekanan jual beberapa hari sebelumnya. Meski harga berhasil kembali ke atas level psikologis $5.000, kenaikannya belum agresif—menandakan pelaku pasar belum satu suara, dan masih menunggu katalis berikutnya dari arah suku bunga serta headline konflik.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id