Emas Bertahan di Dekat Terendah Sebulan, Pasar Menanti Sinyal Bank Sentral
Harga emas (XAU/USD) bergerak dalam rentang sempit pada Selasa (17/3), dengan pelaku pasar cenderung menahan posisi besar menjelang pekan padat keputusan kebijakan moneter bank sentral utama. XAU/USD diperdagangkan di sekitar US$5.020 dan bertahan dekat level terendah satu bulan, sementara pelemahan dolar AS dan turunnya yield Treasury membantu menahan tekanan turun.
Fokus pasar kini tertuju pada keputusan The Fed, ECB, BoE, BoJ, BoC, dan SNB. Meski suku bunga secara luas diperkirakan tidak berubah, perhatian utama ada pada forward guidance dan penilaian bank sentral terhadap jalur kebijakan ke depan, terutama setelah harga minyak tinggi akibat perang AS–Iran kembali memunculkan risiko tekanan inflasi.
Kekhawatiran inflasi energi memperkuat pandangan bahwa pelonggaran suku bunga bisa tertunda, sehingga narasi “higher for longer” membatasi ruang kenaikan emas sebagai aset tanpa imbal hasil. Pasar kini hanya mem-price in sekitar 25 bps pemangkasan The Fed hingga akhir tahun, turun dari ekspektasi sebelumnya di atas 50 bps.
Menurut CME FedWatch, The Fed diperkirakan tetap menahan suku bunga hingga April, Juni, dan Juli, sementara September menjadi timing yang paling mungkin untuk pemangkasan, dengan probabilitas sekitar 50,8%. Dalam jangka dekat, arah emas akan sangat ditentukan oleh sinyal bank sentral terkait inflasi energi, pergerakan dolar, dan perubahan yield riil. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id