The Fed Bowman: Inflasi Energi Bisa Sementara
Wakil Ketua The Fed untuk Pengawasan, Michelle Bowman, mengatakan masih terlalu dini untuk menilai dampak inflasi dari perang Iran dan pembuat kebijakan perlu “melihat melewati” lonjakan harga yang bersifat sementara. Dalam pidato pada Jumat (29/5) di konferensi bank sentral di Islandia, Bowman menekankan bahwa lonjakan inflasi yang didorong energi dapat bersifat temporer selama kredibilitas The Fed terhadap target inflasi tetap terjaga.
Berbeda dari semakin banyak pejabat yang ingin The Fed menegaskan langkah berikutnya sama mungkin berupa kenaikan maupun penurunan suku bunga, Bowman menyatakan ia mendukung keputusan bulan lalu untuk tetap mempertahankan bahasa pernyataan yang masih membuka kemungkinan pemangkasan suku bunga. Ia mengatakan The Fed membutuhkan kejelasan lebih besar soal dampak ekonomi konflik Timur Tengah dan seberapa lama dampak itu bertahan.
Bowman juga menyebut efek tarif “sekali lewat” berpotensi memudar. Namun perang Iran sudah mendorong harga energi naik dan meningkatkan risiko tekanan harga yang meluas, tercermin pada inflasi PCE AS yang naik 3,8% YoY hingga April—level tertinggi sejak 2023 dan jauh di atas target 2%.
Menurut Bowman, riset ekonomi menunjukkan bank sentral harus hati-hati merespons shock pasokan energi. Bereaksi terhadap inflasi energi yang sementara justru bisa menambah pengetatan yang tidak perlu, menekan aktivitas ekonomi dan kondisi pasar tenaga kerja. Ia mengatakan sikap kebijakan yang saat ini “moderat restriktif” dimaksudkan menjaga pasar tenaga kerja tetap stabil sambil memberi ruang inflasi kembali turun ke 2% ketika dampak tarif dan harga minyak mereda.
Meski begitu, Bowman memberi peringatan penting: semakin lama perang Iran berlangsung, semakin besar peluang dampak inflasi menjadi lebih berat. Jika harga minyak tinggi bertahan atau mulai terlihat efek yang lebih luas dari energi terhadap inflasi PCE, Bowman mengatakan ia akan mempertimbangkan mengubah penilaiannya terhadap keseimbangan risiko kebijakan.(Arl)
Sumber : Newsmaker.id