• Thu, Jun 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

29 May 2026 16:34  |

Bailey: BoE Bisa “Tahan” Inflasi di Atas Target, Tapi Ada Syaratnya

Gubernur Bank of England Andrew Bailey mengatakan bank sentral dapat mentoleransi inflasi yang sementara berada di atas target untuk memberi dukungan pada ekonomi, selama tidak muncul efek putaran kedua yang memperkuat tekanan harga. Bailey menyampaikan pandangan itu dalam pidato di konferensi ekonomi Reykjavik 2026 pada Jumat (29/5).

Bailey menilai kondisi ekonomi riil yang melemah serta ketidakpastian terkait skala dan durasi guncangan membuat pendekatan “toleransi sementara” menjadi cara yang masuk akal untuk menyeimbangkan trade-off kebijakan. Namun ia menegaskan toleransi tersebut akan berkurang jika ada tanda-tanda efek putaran kedua—seperti tekanan upah atau penetapan harga yang lebih persisten—mulai terbentuk.

Ia juga menyoroti tantangan bagi kebijakan moneter karena efek putaran kedua cenderung muncul lebih lambat dibanding dampak langsung dan tidak langsung. Ini membuat penilaian kebijakan menjadi sulit: bank sentral harus memutuskan apakah tekanan harga akan mereda sendiri atau justru menetap dan membutuhkan respons.

Bailey mengatakan keputusan BoE untuk menahan suku bunga kebijakan (Bank Rate) di 3,75% pada pertemuan terakhir merupakan pilihan aktif, bukan sekadar “menunggu”. Ia menambahkan, setelah “pemangkasan yang sebelumnya diperkirakan pasar” kini dikesampingkan sementara, kebijakan BoE pada dasarnya sudah lebih ketat dari yang diperkirakan dan dampaknya sudah mulai terasa pada ekonomi.

Meski membuka ruang toleransi inflasi di atas target, Bailey juga memperingatkan risiko tekanan harga yang berkepanjangan. Menurutnya, jika efek tidak langsung berlangsung terlalu lama, inflasi bisa bertahan di atas target terlalu lama kecuali kebijakan moneter merespons, sehingga BoE tetap siap menyesuaikan arah bila situasi berkembang tidak sesuai harapan. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

FISCAL & MONETARY

Australia Pangkas Suku Bunga Tunai ke Level Terendah 2 Tahun...

Bank Sentral Australia (RBA) memangkas suku bunga tunai sebesar 25bps menjadi 3,85% pada pertemuan bulan Mei, pemangkasan suk...

20 May 2025 12:13
FISCAL & MONETARY

Bank of Japan Main Aman, Pengurangan JGB Bakal Dipangkas?

Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga jangka pendek tidak disesuaikan pada 0,5% setelah tinjauan ke...

17 June 2025 08:18
FISCAL & MONETARY

Barkin: Inflasi “Menggembirakan”, Tapi Fed Belum Mau Bur...

Presiden Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, menilai data inflasi AS bulan Desember sebagai “menggembirakan”. Namun ia ...

14 January 2026 09:57
FISCAL & MONETARY

Kepala BOJ Berjanji Untuk Meneliti Dampak Tarif AS Dalam Men...

Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengatakan pada hari Rabu (9/4) bahwa bank sentral akan menganalisis dengan cermat bagaiman...

9 April 2025 08:28
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai