• Thu, Jun 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

29 May 2026 16:03  |

Kashkari: Terlalu Dini Naikkan Suku Bunga, Tapi Semua Opsi Terbuka

Presiden Federal Reserve Bank of Minneapolis Neel Kashkari mengatakan masih terlalu dini untuk menyimpulkan suku bunga perlu dinaikkan, namun menekankan The Fed harus tetap membuka semua opsi kebijakan. Berbicara pada Jumat (29/5) di sebuah acara di Korea University, Seoul, Kashkari menyatakan ia belum melihat urgensi untuk segera menaikkan suku bunga dan memilih menunggu data serta perkembangan konflik di Timur Tengah sebelum membuat penyesuaian.

The Fed mempertahankan suku bunga pada pertemuan April. Kashkari mendukung keputusan itu, tetapi termasuk tiga pembuat kebijakan yang berbeda pendapat terhadap redaksi pernyataan yang memberi sinyal langkah berikutnya kemungkinan pemangkasan. Ia dan dua koleganya mendorong bahasa yang lebih netral agar pasar memahami bahwa kenaikan suku bunga sama mungkin terjadi jika inflasi kembali menguat.

Kashkari, sejalan dengan sejumlah pejabat The Fed lainnya, menilai perang Iran meningkatkan ketidakpastian terhadap prospek ekonomi AS. Ia juga menyoroti risiko inflasi yang meningkat dalam beberapa bulan terakhir sejak perang pecah dan harga energi naik, memperpanjang tekanan biaya hidup yang sudah tinggi selama beberapa tahun.

Pada Jumat, Kashkari kembali menekankan bahwa dalam skenario terbaik maupun terburuk, inflasi bisa berjalan lebih tinggi untuk periode yang lebih lama dari perkiraan. Ia mengatakan memberi perhatian pada risiko tersebut, termasuk kemungkinan ekspektasi inflasi “lepas jangkar”, yang akan membuat tugas bank sentral untuk menstabilkan harga menjadi lebih sulit.

Bagi pasar, pesan Kashkari memperkuat tema besar pekan ini: The Fed belum mengunci arah, tetapi biasnya semakin “data-dependent” dengan bobot tinggi pada inflasi energi dan ekspektasi inflasi. Itu berarti setiap kejutan pada data inflasi dan perkembangan geopolitik dapat cepat menggeser pricing suku bunga, yield, dolar, dan aset sensitif suku bunga. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

FISCAL & MONETARY

Australia Pangkas Suku Bunga Tunai ke Level Terendah 2 Tahun...

Bank Sentral Australia (RBA) memangkas suku bunga tunai sebesar 25bps menjadi 3,85% pada pertemuan bulan Mei, pemangkasan suk...

20 May 2025 12:13
FISCAL & MONETARY

Bank of Japan Main Aman, Pengurangan JGB Bakal Dipangkas?

Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga jangka pendek tidak disesuaikan pada 0,5% setelah tinjauan ke...

17 June 2025 08:18
FISCAL & MONETARY

Barkin: Inflasi “Menggembirakan”, Tapi Fed Belum Mau Bur...

Presiden Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, menilai data inflasi AS bulan Desember sebagai “menggembirakan”. Namun ia ...

14 January 2026 09:57
FISCAL & MONETARY

Kepala BOJ Berjanji Untuk Meneliti Dampak Tarif AS Dalam Men...

Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengatakan pada hari Rabu (9/4) bahwa bank sentral akan menganalisis dengan cermat bagaiman...

9 April 2025 08:28
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai