• Sat, Apr 25, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

24 April 2026 22:21  |

Diplomasi Bergerak Lagi? Araqchi Mendarat di Pakistan

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi dijadwalkan tiba di Islamabad pada Jumat (24/4), memicu harapan bahwa negosiasi dengan Amerika Serikat dapat dilanjutkan setelah putaran pembicaraan yang direncanakan awal pekan ini gagal terlaksana. Media pemerintah Iran melaporkan Araqchi memulai perjalanan yang mencakup Islamabad, Muscat, dan Moskow, tanpa menyebut agenda pembicaraan dengan AS. Dua sumber pemerintah Pakistan mengatakan kunjungan itu bisa menjadi sinyal pembukaan kembali jalur diplomasi, meski belum ada konfirmasi dan respons Washington masih ditunggu; tim logistik dan keamanan AS disebut sudah siaga untuk potensi pertemuan.

Ketidakpastian diplomasi tetap tinggi. Pembicaraan yang semestinya berlangsung Selasa batal karena Iran mengatakan belum siap berkomitmen hadir, sementara delegasi AS yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance tidak meninggalkan Washington. Presiden Donald Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata dua pekan secara sepihak pada menit-menit terakhir untuk memberi waktu mengumpulkan kembali negosiator. Di sisi lain, Israel dan Lebanon memperpanjang gencatan senjata terpisah selama tiga minggu lewat pertemuan di Gedung Putih, langkah yang relevan karena Iran menilai menjaga jeda konflik di Lebanon sebagai prasyarat pembicaraan dengan AS untuk perang yang lebih luas.

Untuk pasar energi, hambatan utama tetap Selat Hormuz. Trump menyatakan ingin kesepakatan yang “everlasting” dan mengeklaim AS memiliki posisi unggul di kebuntuan Hormuz, namun AS belum menemukan cara membuka selat tersebut. Iran masih memblokir hampir semua kapal selain miliknya sejak perang dimulai delapan minggu lalu, dan pekan ini memperlihatkan kontrolnya dengan menyita dua kapal kargo besar. AS juga menerapkan blokade terpisah atas pelayaran Iran pekan lalu, termasuk menaiki beberapa kapal Iran di perairan internasional. Iran menegaskan tidak akan membuka selat sampai blokade AS dicabut, menjaga jalur pasokan global tetap rapuh.

Data pelayaran menegaskan dampaknya: hanya lima kapal melintasi Hormuz dalam 24 jam terakhir, jauh di bawah sekitar 130 kapal per hari sebelum perang. Arus itu termasuk satu tanker produk minyak Iran, namun tidak ada supertanker pengangkut crude yang biasanya memasok pasar energi global. Ketatnya arus fisik ini menjadi kanal transmisi utama ke harga energi dan inflasi: semakin lama pemulihan tertahan, semakin besar risiko tekanan biaya energi bertahan dan menekan pertumbuhan.

Pasar kini memantau apakah kunjungan Araqchi benar-benar membuka putaran perundingan baru, apakah ada sinyal pelonggaran blokade, dan apakah lalu lintas Hormuz pulih secara nyata. Variabel kunci berikutnya: konfirmasi agenda Islamabad, status blokade AS dan respons Iran, jumlah kapal yang benar-benar dapat melintas, serta perkembangan gencatan senjata Lebanon yang tetap sensitif bagi jalur diplomasi. (Arl)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai