• Fri, Apr 24, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

24 April 2026 22:28  |

Dolar Turun Tipis, Pasar Menahan Posisi Jelang Araqchi ke Islamabad

Dolar AS melemah tipis pada Jumat (24/4), tetapi masih berada di jalur kenaikan mingguan karena pelaku pasar terus menilai peluang penyelesaian perang AS–Israel melawan Iran. Pergerakan cenderung terbatas karena optimisme kesepakatan jangka pendek bergantian dengan kekhawatiran perang berkepanjangan yang bisa memicu gangguan energi lebih lama, membuat banyak trader enggan menambah posisi besar.

Indeks dolar (DXY) turun 0,11% ke 98,71, namun masih menuju kenaikan mingguan sekitar 0,50%. Euro naik 0,14% ke US$1,1699 tetapi berada di jalur pelemahan mingguan 0,53%. Yen menguat tipis 0,05% ke 159,62 per dolar, sementara pound menguat 0,16% ke US$1,3488. Sorotan diplomasi tertuju pada kedatangan Menlu Iran Abbas Araqchi ke Islamabad pada Jumat, yang kembali memunculkan harapan pembicaraan bisa dilanjutkan setelah upaya pekan ini gagal.

Fokus pasar juga bergeser ke agenda bank sentral pekan depan. Trader Fed funds mematok peluang pemangkasan suku bunga The Fed tahun ini hanya 23%, mencerminkan kekhawatiran inflasi bisa kembali menguat. ECB diperkirakan menahan suku bunga deposito pada 30 April, namun lebih dari separuh ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan kenaikan pada Juni untuk meredam dampak guncangan energi. Bank of England bertemu Kamis; pasar mem-price-in kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun meski pekan depan diperkirakan belum berubah. Di Jepang, inflasi inti melambat di bawah target 2% untuk bulan kedua pada Maret, namun BOJ diperkirakan tetap menahan suku bunga sambil menegaskan kesiapan mengetatkan jika tekanan harga meningkat akibat biaya bahan bakar.

Di Jepang, Menteri Keuangan Satsuki Katayama kembali memberi peringatan verbal soal intervensi, menegaskan otoritas siap bertindak “tegas” terhadap pergerakan spekulatif. Di kripto, bitcoin naik 0,30% ke US$78.186. Pasar kini menunggu sinyal konkret dari jalur diplomasi Iran serta arah keputusan bank sentral utama yang akan membentuk sentimen dolar dan volatilitas lintas aset. (Arl)*

Sumber: Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai