Klaim Pengangguran Turun, Fed Hike Kembali Disorot
Jumlah warga Amerika Serikat yang mengajukan tunjangan pengangguran untuk pertama kalinya turun pada pekan yang berakhir 15 Agustus. Initial Jobless Claims tercatat sebesar 206 ribu, turun 6 ribu dari pekan sebelumnya dan lebih rendah dibandingkan perkiraan pasar sebesar 210 ribu.
Data pekan sebelumnya direvisi naik menjadi 212 ribu dari laporan awal 209 ribu. Sementara itu, rata-rata bergerak empat pekan berada di sekitar 204 ribu, menunjukkan jumlah klaim baru masih relatif terkendali meskipun pasar tenaga kerja AS sebelumnya menunjukkan sejumlah tanda perlambatan.
Penurunan klaim menjadi sinyal bahwa perusahaan belum melakukan pemutusan hubungan kerja secara agresif. Angka ini sedikit meredakan kekhawatiran terhadap pelemahan pasar tenaga kerja setelah data payroll Juli sebelumnya menunjukkan kondisi yang lebih lemah dari perkiraan.
Namun, Continuing Claims justru naik 18 ribu menjadi 1,799 juta pada pekan yang berakhir 8 Agustus. Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa meskipun jumlah PHK baru masih terbatas, sebagian pekerja yang kehilangan pekerjaan membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan pekerjaan baru.
Data tenaga kerja ini menjadi penting bagi Federal Reserve setelah FOMC Minutes menunjukkan banyak pejabat masih membuka peluang kenaikan suku bunga apabila inflasi gagal turun. Initial Claims yang lebih baik dari perkiraan dapat memberikan sedikit dukungan bagi dolar AS dan yield Treasury karena menunjukkan ekonomi belum melemah secara drastis.
Analisis Newsmaker: data ini cenderung mixed tetapi sedikit positif untuk dolar AS. Klaim awal yang turun ke 206 ribu menunjukkan pasar tenaga kerja masih cukup resilien, tetapi kenaikan Continuing Claims menandakan proses mencari pekerjaan mulai lebih sulit. Untuk gold, reaksi awal dapat cenderung negatif jika pasar kembali meningkatkan ekspektasi Fed hawkish, tetapi dampaknya kemungkinan terbatas selama probabilitas kenaikan suku bunga September tetap rendah dan yield Treasury tidak kembali melonjak. (arl)
Source: Newsmaker.id