• Wed, Feb 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

4 February 2026 10:57  |

Brent Menguat di Sesi Asia, Premi Risiko Timur Tengah Naik Lagi

Harga minyak Brent menguat pada perdagangan Rabu, 4 Februari 2026 di sesi Asia, memperpanjang kenaikan dari hari sebelumnya. Brent naik sekitar 1% ke area $68 per barel, seiring pasar kembali memasang risk premium setelah tensi di Timur Tengah memanas.

Kenaikan dipicu kekhawatiran eskalasi setelah Amerika Serikat menembak jatuh drone Iran yang mendekati kapal induk USS Abraham Lincoln. Peristiwa ini dinilai meningkatkan risiko insiden militer lanjutan di jalur strategis energi.

Di saat yang sama, laporan menyebut kapal cepat bersenjata Iran mendekati kapal tanker berbendera AS di Selat Hormuz—rute transit vital ekspor minyak dari sejumlah negara Teluk. Faktor ini membuat pasar cenderung cepat bereaksi karena potensi gangguan logistik bisa berdampak langsung ke pasokan global.

Harapan de-eskalasi juga kembali “goyang” karena Iran meminta pembicaraan nuklir dipindahkan ke Oman dan ruang lingkupnya dipersempit pada isu bilateral. Ketidakpastian jalur diplomasi ini membuat pelaku pasar lebih memilih kembali memasang premi risiko dibanding berspekulasi konflik cepat mereda.

Dari sisi suplai, harga mendapat dukungan tambahan setelah sumber pasar mengutip American Petroleum Institute bahwa stok minyak mentah AS turun tajam, lebih dari 11 juta barel. Namun, arah berikutnya berpotensi ditentukan oleh data resmi U.S. Energy Information Administration yang standar rilisnya Rabu 10:30 ET (malam WIB) — perbedaan antara angka API dan data resmi sering memicu volatilitas intraday.

Di pasar yang lebih luas, Reuters mencatat sentimen global masih rapuh (saham bergejolak), tetapi minyak justru naik karena narasi utamanya kembali “headline-driven” Timur Tengah. Kondisi seperti ini biasanya membuat pergerakan harga sensitif pada kabar terbaru, bukan sekadar data makro.

Level yang banyak dipantau trader hari ini ada di area pivot klasik: Pivot 67,87, dengan support 67,51 lalu 67,29, dan resistance 68,09 lalu 68,45. Selama harga bertahan di atas pivot, peluang uji resistance tetap terbuka, tetapi bila rilis EIA mengecewakan atau headline mereda, koreksi teknikal biasanya mengincar area support terdekat.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

ANALYSIS & OPINION

Sikap Hati-Hati Investor Lemahkan Emas

Para pejabat The Fed tadi malam mengatakan bahwa mereka masih tetap bersabar untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%...

29 May 2025 09:18
ANALYSIS & OPINION

$5.000 Ditembus! Investor Kabur dari Dolar & Obligasi

Harga emas menembus $5.000 per ons dan mencetak rekor baru di awal pekan, saat investor berbondong-bondong mencari aset aman ...

26 January 2026 11:35
ANALYSIS & OPINION

Prospek 2026: 4 Aset, 1 Pertanyaan Besar—Risk On atau Risk...

Arah pasar keuangan global pada 2026 diperkirakan ditentukan oleh kombinasi pertumbuhan ekonomi yang melambat, tren penurunan...

28 December 2025 12:20
ANALYSIS & OPINION

6 Poin Deklarasi KTT BRICS di Rusia: 'Tekan' Dolar-Perang Ti...

Negara-negara BRICS menyetujui komunike bersama pada Rabu (23/10/2024) selama pertemuan puncak tiga hari kelompok tersebut di...

25 October 2024 22:58
BIAS23.com NM23 Ai