Sikap Hati-Hati Investor Lemahkan Emas
Para pejabat The Fed tadi malam mengatakan bahwa mereka masih tetap bersabar untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25% - 4,50%, dengan memperhatikan resiko pengangguran yang masih tinggi serta Inflasi yang perlahan meningkat walaupun telah terjadi beberapa kemunduran dalam perang tarif.
Salah satu pernyataan mereka mengatakan bahwa “Para peserta sepakat bahwa dengan pertumbuhan ekonomi dan pasar tenaga kerja yang masih solid dan kebijakan moneter saat ini yang cukup ketat, komite berada dalam posisi yang tepat untuk menunggu kejelasan lebih lanjut tentang prospek inflasi dan aktivitas ekonomi,” menurut risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal yang berakhir pada tanggal 7 Mei.
Para ekonom secara luas memperkirakan tarif akan meningkatkan inflasi dan membebani pertumbuhan ekonomi, meskipun beberapa analis telah mengurangi ekspektasi mereka untuk resesi tahun ini setelah de-eskalasi dengan China.
Risalah The Fed yang menyoroti risiko inflasi dan resesi memberikan dukungan terhadap harga emas sebagai aset lindung nilai. Namun, stabilitas harga saat ini mencerminkan sikap hati-hati investor yang menunggu data ekonomi selanjutnya dan kebijakan moneter The Fed di masa mendatang.
Untuk jangka pendek emas diperkirakan akan mengalami penurunan terbatas sementara untuk jangka panjangnya masih tetap positif karena masih dipengaruhi faktor-faktor antara lain inflasi tinggi yang tidak menentu, ketidakpastian ekonomi global, serta ketergantungan pada aset save haven, ketiga alasan yang mampu mengangkat emas lebih tinggi kedepannya
Source : (mrv@Newsmaker)