
Trending

hang-seng
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Hong Kong mengakhiri perdagangan Senin (14/09) dengan pergerakan positif terbatas. Hang Seng Index bergerak naik sekitar 0,4% di area 24.900, setelah tekanan pada saham teknologi dan kecerdasan buatan diimbangi oleh penguatan sejumlah sektor defensif.
Tekanan terbesar masih datang dari saham terkait artificial intelligence. Z.AI sempat anjlok hingga sekitar 10,5% setelah melakukan penempatan saham dengan harga diskon, sementara MiniMax juga turun lebih dari 5%. Hang Seng AI Index turut melemah tajam karena investor mulai lebih berhati-hati terhadap valuasi dan prospek industri AI.
Sentimen pasar juga dibayangi lonjakan harga minyak setelah gangguan pada pipa minyak Arab Saudi dan meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Brent bergerak kembali di atas US$107 per barel, meningkatkan kekhawatiran bahwa biaya energi tinggi dapat menjaga tekanan inflasi global tetap kuat.
Investor juga menunggu keputusan suku bunga Federal Reserve dan Bank of Japan pekan ini. Pasar memperkirakan peluang sekitar 86% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga 25 basis poin, sementara BOJ juga diperkirakan melanjutkan normalisasi kebijakan. Prospek suku bunga yang lebih tinggi membuat investor tetap berhati-hati terhadap saham berisiko tinggi.
Kenaikan Hang Seng menunjukkan adanya dukungan dari sektor defensif, tetapi sentimen belum sepenuhnya kuat. Tekanan pada saham AI, harga minyak yang tinggi, serta ekspektasi kenaikan bunga The Fed masih dapat membatasi penguatan. Arah berikutnya akan sangat bergantung pada perkembangan Timur Tengah dan keputusan bank sentral global pekan ini.