
Trending

Global & Ekonomi
Sumber: Newsmaker.id
Ekonomi Australia tumbuh 0,4% secara kuartalan pada kuartal II 2026, meningkat dari 0,3% pada periode sebelumnya sekaligus melampaui perkiraan pasar sebesar 0,3%. Pertumbuhan kuartal I sebelumnya menjadi laju paling lambat dalam satu tahun.
Secara tahunan, produk domestik bruto Australia tumbuh 2,1%. Angka tersebut melambat dari 2,5% pada kuartal I dan menjadi pertumbuhan terendah dalam tiga kuartal, tetapi masih lebih kuat dibandingkan konsensus pasar sebesar 1,8%.
Pertumbuhan ditopang konsumsi rumah tangga yang naik 0,4% untuk kuartal kedua berturut-turut. Belanja pemerintah juga pulih 0,6% setelah turun 0,5%, sementara perdagangan bersih menyumbang 0,1 poin persentase berkat peningkatan ekspor pertambangan.
Di sisi lain, investasi swasta turun 0,5% akibat melemahnya belanja mesin. Persediaan mengurangi pertumbuhan sebesar 0,1 poin persentase karena penurunan stok ekspor batu bara dan keterlambatan akibat siklon, sedangkan rasio tabungan rumah tangga naik menjadi 6,5%.
Pertumbuhan yang melampaui perkiraan dapat mendukung dolar Australia dan mengurangi urgensi RBA untuk melonggarkan kebijakan. Namun, perlambatan pertumbuhan tahunan menunjukkan ekonomi belum terlalu panas sehingga arah AUD selanjutnya tetap bergantung pada data inflasi dan sinyal kebijakan RBA.