
Trending

Global & Ekonomi
Sumber: Newsmaker.id
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan operasi militer terbaru terhadap Iran tidak akan berlangsung terlalu lama. Namun, ia menegaskan Washington siap melancarkan serangan tambahan apabila dinilai diperlukan.
Dalam pernyataannya di Gedung Putih pada Rabu (2/9), Trump menuduh Iran berusaha membangun kembali sistem radar dan kemampuan misil yang telah rusak akibat serangan sebelumnya.
Trump juga mengeklaim Iran tengah mengembangkan roket yang dapat menjatuhkan ranjau laut. Menurutnya, militer AS telah menghancurkan senjata tersebut sebelum dapat digunakan untuk mengganggu jalur pelayaran.
Pernyataan itu menunjukkan Washington belum menutup opsi militer meskipun Trump mengisyaratkan kampanye saat ini akan berlangsung singkat. Ia tidak memberikan rincian mengenai waktu ataupun target dari kemungkinan serangan berikutnya.
Analisa Newsmaker: ancaman serangan lanjutan dapat meningkatkan premi risiko pada minyak serta mendukung permintaan terhadap emas dan dolar AS sebagai aset aman. Namun, kenaikan harga energi juga berpotensi memperkuat inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi, sehingga dapat membatasi penguatan emas dan menekan pasar saham. (arl)
Sumber : Newsmaker.id