
Trending

Global & Ekonomi
Sumber: Newsmaker.id
Perusahaan swasta Amerika Serikat hanya menambah 38 ribu pekerjaan pada Agustus 2026. Angka tersebut menjadi pertumbuhan terendah sejak Januari sekaligus jauh di bawah perkiraan pasar sebesar 47 ribu.
Data Juli direvisi naik menjadi 46 ribu dari laporan awal sebesar 44 ribu. Meski terdapat revisi positif, perlambatan pada Agustus menunjukkan momentum perekrutan tenaga kerja swasta AS kembali kehilangan tenaga.
Sektor pendidikan dan layanan kesehatan menjadi penopang utama dengan menciptakan 45 ribu pekerjaan. Kondisi ini menunjukkan pertumbuhan tenaga kerja tidak merata karena kenaikan pada sektor tersebut lebih besar dibandingkan total penciptaan lapangan kerja nasional.
Laporan ADP yang lemah memberikan sinyal awal bahwa pasar tenaga kerja AS mulai melambat menjelang rilis Nonfarm Payrolls pada Jumat. Namun, The Fed masih menghadapi tekanan inflasi akibat kenaikan harga energi dan konflik AS–Iran.
Menurut analisis Newsmaker, hasil ADP di bawah perkiraan berpotensi melemahkan dolar dan imbal hasil obligasi sekaligus mendukung rebound emas. Namun, respons pasar dapat terbatas karena ADP tidak selalu sejalan dengan NFP dan risiko inflasi masih mempertahankan peluang kenaikan suku bunga.(yds)
Sumber: Newsmaker.id