Saham Jepang Melemah Akibat Ketegangan Dagang Global
Indeks Nikkei 225 turun 0,6% ke bawah level 40.900 pada Jumat (1/8), menghapus sebagian kenaikan sesi sebelumnya. Penurunan ini terjadi di tengah kekhawatiran pasar terhadap ketegangan dagang yang kembali meningkat.
Presiden Donald Trump menegaskan kembali tarif global sebesar 10% dan memberlakukan tarif timbal balik hingga 41% bagi negara-negara yang tidak memiliki perjanjian dagang dengan AS, memicu ketakutan akan disrupsi rantai pasok global dan perlambatan ekonomi dunia.
Saham-saham Jepang juga mengikuti pelemahan di pasar berjangka AS, terutama setelah Amazon anjlok dalam perdagangan setelah jam kerja karena proyeksi kinerjanya mengecewakan. Di dalam negeri, Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga tetap pada hari Kamis, namun menaikkan proyeksi inflasi untuk tahun fiskal berjalan, menambah kekhawatiran investor terhadap tekanan harga di masa mendatang.
Dari sisi korporasi, Tokyo Electron anjlok 18% setelah memangkas proyeksi laba tahunannya karena lemahnya permintaan dari produsen chip logika. Saham teknologi lain juga ikut tergelincir, termasuk Lasertec (-5,6%), Hitachi (-8,9%), Disco (-2,7%), Advantest (-2,6%), dan SoftBank Group (-2,5%), mencerminkan tekanan luas di sektor teknologi Jepang.(yds)
Sumber: trading Economics