Lesunya Bursa Tokyo: Fast Retailing Tekan Indeks Nikkei
Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 0,19% dan ditutup pada level 39.569 pada hari Jumat(11/7), membalikkan penguatan awal karena aksi jual tajam di Fast Retailing yang menyeret pasar secara keseluruhan melemah.
Saham induk Uniqlo anjlok 6,9% setelah perusahaan memperingatkan bahwa tarif AS yang baru-baru ini diumumkan akan berdampak signifikan terhadap operasionalnya di AS akhir tahun ini, yang mendorong rencana untuk menaikkan harga sebagai tanggapan.
Peringatan itu muncul beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif 25% untuk barang-barang Jepang, yang akan berlaku mulai 1 Agustus—yang semakin memperketat hubungan dagang AS-Jepang.
Menanggapi hal tersebut, Perdana Menteri Shigeru Ishiba menegaskan kembali perlunya Jepang mengurangi ketergantungannya pada AS di bidang-bidang penting seperti pertahanan, ketahanan pangan, dan energi.
Ia menggambarkan negosiasi yang sedang berlangsung sebagai "pertempuran yang mempertaruhkan kepentingan nasional." Perusahaan-perusahaan lain yang mengalami penurunan signifikan termasuk Fujikura (-3,2%), Mitsubishi Heavy Industries (-2,0%), dan SoftBank Group (-1,4%). (az)
Sumber: Trading Economics