• Thu, Mar 5, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

7 July 2025 14:27  |

Saham Jepang Turun karena Investor Menunggu Surat Tarif AS

Saham Jepang turun dalam perdagangan yang menegangkan setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan surat tarif akan mulai dikirimkan mulai siang hari Senin.

Trump juga mengatakan dia akan mengenakan tarif tambahan 10% pada negara mana pun yang menyelaraskan diri dengan "kebijakan Anti-Amerika BRICS."

Indeks Topix turun 0,6% menjadi 2.811,72 pada penutupan pasar di Tokyo

Nikkei turun 0,6% menjadi 39.587,68

Mitsubishi UFJ Financial Group Inc. memberikan kontribusi terbesar terhadap penurunan Topix, turun 2,3%. Eksportir termasuk peralatan listrik dan peralatan transportasi turun, sementara keuangan juga turun di tengah ketidakpastian ekonomi. Kepala negosiator perdagangan Jepang Ryosei Akazawa mengadakan dua pertemuan telepon dengan Menteri Perdagangan Howard Lutnick dan kedua belah pihak menegaskan kembali posisi masing-masing terkait tarif AS, menurut pernyataan Sekretariat Kabinet Jepang. Secara terpisah, Perdana Menteri Shigeru Ishiba mengatakan Jepang siap untuk "bersikap tegas" dan membela kepentingannya. Ia berbicara di program "Sunday News The Prime" di Fuji TV. Komentar mereka muncul saat pungutan menyeluruh sebesar 10% atas pengiriman Jepang ke AS akan kembali menjadi 24% pada tanggal 9 Juli jika tidak ada kesepakatan. Negara tersebut juga dikenakan pungutan sebesar 25% atas mobil dan suku cadang mobil serta tarif sebesar 50% atas baja dan aluminium. Ishiba mengatakan ia akan mendorong tarif nol atas mobil. Kehati-hatian juga berlaku menjelang pemilihan majelis tinggi yang dijadwalkan akan diadakan pada tanggal 20 Juli.

Rieko Otsuka, seorang ahli strategi di MCP Asset Management Japan, mengatakan bahwa dengan semakin dekatnya pemilihan umum, pemerintah Jepang tidak dapat dengan mudah berkompromi pada sektor-sektor seperti otomotif dan pertanian "dalam pembicaraan perdagangan".

Di dalam negeri, investor juga akan fokus pada musim pendapatan yang dimulai dengan Yaskawa Electric Corp. memangkas panduan pendapatan operasional setahun penuhnya. Saham Yaskawa turun 10%, yang merupakan penurunan terbesar sejak 7 April.

Sumber: Bloomberg

Related News

NIKKEI

Saham Jepang Naik karena Perintah Eksekutif Menimbulkan Kekh...

Saham Jepang naik karena indeks Topix menuju kenaikan enam hari berturut-turut setelah Presiden AS Donald Trump menandatangan...

30 April 2025 07:51
NIKKEI

Pasar Jepang Meroket! Nikkei Kembali ke Puncak

Indeks Nikkei 225 naik 0,9% hingga ditutup pada level 38.885 pada hari Rabu, mencapai level tertinggi dalam empat bulan karen...

18 June 2025 14:18
NIKKEI

Saham Jepang Menguat Pada Penutupan Perdagangan Naik 0,10%

Saham Jepang menguat setelah penutupan pada hari Senin (17/2), karena kenaikan di sektor Gas & Air, Tenaga Listrik, dan R...

17 February 2025 14:28
NIKKEI

Saham Jepang Turun pada penutupan perdagangan 0,27%

Saham Jepang turun setelah penutupan pada hari Rabu (8/1), karena kerugian di sektor Tenaga Listrik, Peralatan Transportasi, ...

8 January 2025 14:28
BIAS23.com NM23 Ai