Saham Jepang Ditutup Mendatar, Waspada Jelang Tenggat Tarif AS
Pasar saham Jepang ditutup nyaris datar pada hari Jumat (4/7), dengan indeks Nikkei 225 melemah tipis 7,27 poin ke 39.778,63. Pelaku pasar tampak berhati-hati menjelang berakhirnya masa jeda 90 hari atas tarif impor AS, di tengah ketidakpastian arah kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump.
Trump menyatakan bahwa AS akan mulai mengirim surat kepada negara-negara mitra dagang mulai Jumat ini, merinci tarif sebesar 20% hingga 30% untuk sejumlah barang--menandai perubahan pendekatan dari perjanjian bilateral menjadi kebijakan sepihak. Jepang dan Uni Eropa termasuk di antara mitra dagang besar yang belum mencapai kesepakatan sebelum tenggat 9 Juli.
Sementara itu, data ekonomi menunjukkan penguatan konsumsi rumah tangga Jepang. Pengeluaran rata-rata rumah tangga naik 4,7% secara riil pada Mei dibanding tahun lalu, lebih tinggi dari ekspektasi, dengan dorongan dari sektor transportasi, komunikasi, dan pakaian.
Namun, beberapa saham korporasi seperti Asahi mencatat penurunan penjualan hingga 8,5%, sedangkan Orix Corp. mengumumkan akuisisi besar senilai $776 juta atas perusahaan AS, Hilco Global.(yds)
Source: MTN newswires