Nikkei Naik 1,24%, Saham Properti dan Bank Jadi Penopang
Bursa saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan Kamis (13/08), dengan indeks Nikkei 225 naik sekitar 1,24%. Penguatan terutama ditopang oleh sektor properti, perbankan, dan tekstil yang membantu menjaga sentimen positif di pasar Tokyo.
Sejumlah saham mencatat kenaikan tajam. Toppan Printing melonjak 10,78%, Murata Manufacturing naik 10,25%, sementara Taiyo Yuden menguat 6,53%. Kenaikan saham-saham tersebut menjadi salah satu pendorong utama indeks sepanjang sesi perdagangan.
Sebaliknya, beberapa saham masih berada di zona merah. Kao Corp turun 3,58%, Fanuc melemah 3,20%, dan Shift Inc terkoreksi 2,99%. Namun secara keseluruhan, jumlah saham yang menguat masih lebih banyak dibandingkan saham yang turun.
Data Bursa Tokyo menunjukkan sebanyak 2.075 saham menguat, 1.391 saham melemah, dan 276 saham ditutup tidak berubah. Meski indeks naik, Nikkei Volatility melonjak sekitar 28,29% ke 32,06, menunjukkan investor masih memperhitungkan risiko pergerakan besar dalam jangka pendek.
Di pasar lainnya, harga minyak melemah dengan WTI turun ke sekitar US$82,72 per barel dan Brent ke US$88,45. Kontrak berjangka emas juga turun ke sekitar US$4.436,97 per troy ons. Sementara USD/JPY relatif stabil di sekitar 159,39, menjaga yen tetap dekat area yang sebelumnya meningkatkan spekulasi intervensi.
Analisis Newsmaker: Kenaikan Nikkei menunjukkan minat terhadap saham Jepang masih kuat, terutama pada sektor perbankan dan perusahaan teknologi. Namun, lonjakan volatilitas dan yen yang masih berada dekat level 160 menjadi risiko yang perlu diperhatikan. Jika yen melemah lebih jauh, ancaman intervensi dapat kembali meningkat dan memicu volatilitas pada pasar saham Jepang.(asd)
Sumber: Newsmaker.id